Senam Denok Jadi Ciri Khas Semarang

SM/Hendra Setiawan : SENAM DENOK : Ibu-ibu PKK mengikuti lomba Senam Denok di Balai Kota Semarang, Selasa (23/4). (22)
SM/Hendra Setiawan : SENAM DENOK : Ibu-ibu PKK mengikuti lomba Senam Denok di Balai Kota Semarang, Selasa (23/4). (22)

BELUM banyak yang tahu tentang senam Denok. Ternyata senam kreasi asli Kota Semarang ini sudah diluncurkan sejak Mei 2017 lalu. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ingin agar senam Denok menjadi salah satu kekhasan Kota Semarang.

Senam Denok merupakan inovasi dari tari Denok dengan gerakan yang sederhana, tegas dan bersemangat.

Dalam modifikasi instrumen senam berasal dari lagu ”Gambang Semarang”. Tempo lagu menjadi lebih cepat menyesuaikan ketukan dan gerakan senam.

Aransemen musik mirip musik jazz dengan tempo cepat. Berbagai sosialisasi terus dilakukan. Salah melalui lomba Senam Denok yang diikuti ibu-ibu PKK di Balai Kota, Selasa (23/4) lalu.

Lomba yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang itu merupakan rangkaikan dari peringatan HUT Ke-472. Kegiatan itu diikuti 16 kelompok perwakilan dari seluruh kecamatan di Kota Semarang.

Selain memperingati HUT Kota Semarang, lomba tersebut juga dalam rangka memperingati Hari Kartini. ‘’Melalui senam ini, kami ingin memasyarakatkan senam Denok, sebagai senam kreasi asli dari Kota Semarang,” ujar Kepala Dispora Kota Semarang, Gurun Risyadmoko.

Sejak diluncurkan pada Mei 2017, Pemkot Semarang melalui Dispora berupaya untuk mengenalkan senam ini. Senam Denok diperlombakan dalam beberapa kesempatan pada perayaan hari-hari besar yang melibatkan masyarakat. Hal itu seperti peringatan HUT RI, Haornas dan HUT Ke-472 Kota Semarang. ‘’Saya berharap senam Denok bisa terkenal seperti halnya senam Gemufamire dan senam Poco-poco,’’ tambah Gurun.

Rencananya akan dibuat surat edaran kepada OPD dan sekolah dalam upaya memasyarakatkan senam Denok. Senam ini dimasukkan sebagai materi di antara senam-senam yang lain. Meski nama tarian ini identik dengan perempuan, yakni denok, namun senam ini dapat dilakukan oleh siapa pun, termasuk laki-laki. ‘’Kami ingin semakin mengenalkan senam tersebut kepada masyarakat Kota Semarang,’’ kata Kabid Sumber Daya Olahraga Dispora Kota Semarang, Sri Haryanto.

Dalam lomba di Balai Kota, tampil sebagai pemenang, Tim Senam Ibu PKK dari Kecamatan Semarang Utara. Tim yang beranggotakan tujuh orang tersebut keluar sebagai juara setelah memenangi juara pertama kelompok serta beberapa nomor perorangan.( Hendra Setiawan-22)


Berita Terkait
Loading...
Komentar