Guguran Lava Merapi Meluncur ke Kali Gendol

SM/Antara - LUNCURKAN LAVA: Merapi kembali meluncurkan lava ke hulu Kali Gendol Yogyakarta, Jumat (19/4). (55)
SM/Antara - LUNCURKAN LAVA: Merapi kembali meluncurkan lava ke hulu Kali Gendol Yogyakarta, Jumat (19/4). (55)

YOGYAKARTA- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan, guguran lava Gunung Merapi di perbatasan DI Yogyakarta dan Jateng meluncur ke arah hulu Kali Gendol, Jumat (19/4). Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resmi menyebutkan, guguran lava pijar terpantau berdasar pengamatan mulai Pukul 00:00-06:00 WIB dengan jarak luncur 900 meter.

Selain guguran lava, tercatat 12 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-30 mm selama 17 hingga 90 detik, 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4 mm selama 14 detik, dan gempa tektonik lokal dengan amplitudo 4 mm selama 17.8 detik.

Hasil pengamatan visual menunjukkan, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 10 meter di atas puncak kawah. Angin di gunung itu bertiup lemah ke arah selatan.

Suhu udara 16-23.5 derajat celsius dan kelembapan udara 69-97 persen dan tekanan udara 567.7-706.5 mmHg. Meski terjadi luncuran lava, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada. Untuk sementara, tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi. Sehubungan semakin jauh jarak luncur awan panas , BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG. (ant-41)


Berita Terkait
Loading...
Komentar