Belajar Sejarah Makanan

MEMASAK tidak hanya soal teknik. Wawasan tentang makanan juga diperlukan, termasuk sejarah dan perkembangan makanan dari tahun ke tahun. Saat belajar membuat chicken gordon bleu, Hega Bintang Pratama Putra pun mempelajari asal-usulnya. Dari beberapa literasi yang dibacanya, chicken gordon bleu merupakan makanan populer khas Amerika sejak 1967.

Dilapisi tepung roti sajian potongan daging dada ayam tanpa tulang ditumbuk dan berguling di sekitar daging ditambah keju lunak, kemudian digoreng atau dipanggang."Referensi paling awal untuk chicken gordon bleu di The New York Times muncul 1967," ujar lulusan S-1 Teknologi Pangan Undip Semarang itu.

Namun asal nama cordon blue berasal dari Prancis yang berari pita biru. Ceritanya dimulai di Prancis pada 1578. Ada sebuah klub yang beranggota sekelompok kaum elite pada zaman itu yang menamakan diri L'Ordre des Chevaliers du Saint Esprit. Salah satu kegiatan klub itu antara lain pertemuan berkala yang diikuti dengan acara makan malam resmi.

Dalam pertemuan itu, para anggota diharuskan mengenakan pakaian khusus dan menyelempangkan pita biru, yang membalut tubuh dari bahu kiri ke pinggul kanan. Pita biru itu begitu terkenal, sehingga klub tersebut disebut juga Club Gordon Bleu.

Tradisi itu berakhir setelah pecah Revolusi Prancis akhir abad ke-18. Namun nama besar gordon bleu tetap harum dan dikenang. Kini, nama itu diambil sebagai nama sebuah sekolah seni kuliner dan manajemen hospitaliti Le Cordon Bleu. Tercatat sekolah itu sebagai pendidikan kuliner terbesar di dunia. "Sambil belajar memasak juga belajar sejarah. Jadi tambah wawasan," ujar Bintang. (Hendra Setiawan-53)


Berita Terkait
Tirto.ID
Loading...
Komentar