Meteora Kehidupan di Tengah Langit Yunani

Oleh : Agung Mumpuni

SM/ dok
SM/ dok

Yunani menyimpan peninggalan bersejarah yang mengagumkan dan keindahan alam yang memikat. Salah satunya, Meteora. Meski tidak sepopuler pulau Santorini atau Athena sebagai tempat wisata, Meteora memiliki daya tarik yang berbeda dan sulit untuk dibandingkan.

Di tempat ini wisatawan bisa menyaksikan menaramenara batu yang terbentuk secara geologis sejak jutaan tahun silam, yakni pada periode Palaeogene.

Dengan proses pembentukan dan tempaan alam yang sedemikian panjang, Meteora mewujud dalam bentuk 120 pilar batu seperti yang terlihat sekarang dan memiliki ketinggian rata-rata 313 meter atau 1.027 kaki.

Keunikan ini yang membuat Meteora dinobatkan sebagai warisan dunia versi UNESCO pada tahun 1988. Meteora yang berada di tepi barat laut dataran Thessalia, berdekatan dengan Kalambaka, sungai Pineios, dan pegunungan Pindus merupakan tempat berdirinya salah satu kompleks biara Ortodoks Timur terpenting di negeri para dewa Olympus.

Tebing Meteora di utara Yunani ini makin populer sejak menjadi lokasi syuting film For Your Eyes Only yang dibintangi James Bond. Wisatawan yang penasaran terhadap keberadaan biara misterius di puncak tebing, bisa melihatnya dari dekat.

Di sini, wisatawan juga bisa naik balon udara udara untuk menikmati keindahan formasi batuan di sini. Berada di ketinggian lebih dari 300 meter di atas permukaan laut, Meteora juga menjadi surga yang sempurna bagi para penggemar lintas alam.

Bukan hanya sekadar lintas alam, Meteora bahkan memiliki 700 jalur pendakian, sehingga para pendaki tidak perlu khawatir bosan karena bisa datang berkali-kali naik ke puncak lewat jalur yang berbeda. Bulan yang tepat untuk mendaki Meteora adalah antara Maret sampai Juni, juga Agustus sampai November.

Namun, sebelum mendaki, ada beberapa hal yang perlu dicermati. Mengingat Meteora merupakan tempat yang sakral, para pendaki harus mematuhi sejumlah aturan yang telah ditetapkan. Salah satunya adalah larangan mengenakan kaos tanpa lengan dan celana pendek.

Biara Spektakuler

Saat memasuki kawasan Meteora, Anda akan menjumpai îhutanî batu. Terdapat lebih dari 20 pilar batu raksasa- sekumpulan batu terjal dan terpisah- pisah yang menjulang ratusan meter ke langit.

Biara-biara tersebut dibangun di atas tebing curam yang dikelilingi bukit-bukit bulat. Letaknya sekitar 400 meter di atas lembah Pineios. Pemilihan lokasi pendirian bangunan yang cukup ekstrem ini memang disengaja.

Karena ketidakstabilan kondisi politik di Yunani pada abad 14, di mana kehidupan beragama masyarakat ikut terancam. Biara-biara sengaja dibangun di lokasi yang sulit diakses. Sampai abad 15, ada sekitar 24 biara yang berdiri di Meteora.

Mengingat anak tangga baru diukir pada tahun 1920, para pendeta pada waktu itu berusaha mencapai puncak dengan susah payah, lewat bantuan tangga dan kerekan. Saat itu dibutuhkan tangga ekstra panjang yang dikaitkan satu sama lain atau jaring besar untuk ditarik dengan tali dari puncak tebing.

Konon, 24 biara yang berdiri di atas pilar-pilar batu tersebut tampak seperti mengapung di angkasa, jika dilihat dari bawah. Itulah yang menyebabkan penduduk setempat menamainya Meteora yang diambil dari bahasa Yunani, meteoros, yang artinya ëítengah langitíí.

Bukan sekadar indah, Meteora juga merupakan tempat yang sakral bagi penduduk setempat. Dari ke-24 biara tersebut, hanya enam yang masih digunakan hingga sekarang (lima biara pria dan satu wanita), dengan penghuni kurang dari 10 orang di tiap biara.

Keenam biara itu adalah Megalo Meteoro (The Great Meteoron), Varlaam, Roussanou, Agios Nikolaos Anapafsas, Agios Stefanos, dan Agiatrias (Holy Trinity).

Adanya anak-anak tangga yang telah diukir pada pilar-pilar batu memudahkan penduduk lokal dan wisatawan untuk mencapai biara-biara di puncaknya. Meteoro merupakan biara terbesar dan tertua di kompleks Meteora monasteries.

Tak heran jika biara ini paling ramai dikunjungi turis serta biarawan dan biarawati yang datang dari daerah lain. Sebagian ruangan Great Meteoro dijadikan museum yang memamerkan peralatan dapur, Oleh : Agung Mumpuni SM/ dok Yunani menyimpan peninggalan bersejarah yang mengagumkan dan keindahan alam yang memikat.

Salah satunya, Meteora. Meski tidak sepopuler pulau Santorini atau Athena sebagai tempat wisata, Meteora memiliki daya tarik yang berbeda dan sulit untuk dibandingkan. perlengkapan pembuatan anggur, serta jajaran tengkorak para biarawan yang pernah tinggal di sana.

Dari salah satu sudut Meteoro terlihat jelas biara Varlaam di seberang lembah, bertengger di atas tebing tinggi. Di seberang Meteoro terdapat The Monastery of Varlaam, biara terbesar kedua yang dibangun tahun 1541 dan direnovasi pada tahun 1548.

Pendirinya adalah pertapa Varlaam dan kemudian direnovasi oleh saudara laki-lakinya Theophanis dan Nektarios Apsaras dari Loannina. Kemudian, ada The Monastery of Rousanou / Biara St. Barbara, biara yang didirikan pada abad pertengahan ke-16 dan didekorasi pada tahun 1560.

Sampai pada tahun 2015 terdapat 13 biarawati yang tinggal di sini. Biara ini dibangun untuk memberi penghormatan terhadap Santo Barbara. Konstruksi bangunan dari St. Barbara yang memberi kesan menyebar ke seluruh permukaan puncak tebing menarik perhatian para pengunjung.

The Monastery of St. Nicholas Anapausas merupakan biara kecil yang dibangun pada abad ke-16, dan didekorasi oleh pelukis Kreta terkenal Theophanis Strelitzas atau Bathas, pada tahun 1527.

Sama seperti biara-biara lain, untuk dapat masuk ke sini, wisatawan harus melewati tangga dan jaring tradisional. Butuh waktu yang lama untuk sampai karena ketinggian batu karang yang berbeda.

Sementara itu, Biara Kudus St. Stephen atau Agios Stefanos merupakan biara yang paling mudah dikunjungi karena letaknya yang tidak terlalu tinggi sehingga tidak melalui banyak anak tangga untuk dapat mencapainya. Pemiliknya adalah Holy Antony pada abad ke-15 dan Holy Philotheos pada ke-16.

Biara ini terletak paling jauh dari Kastraki tapi lebih mudah dicapai karena pintu masuknya berada di dekat tempat parkir, tidak perlu naik tangga seperti Meteoro.

Biara ini didirikan pada abad ke-15 atau 16 dan didedikasikan untuk biarawati. Dulunya perempuan tidak boleh masuk ke biara-biara Meteora. Peraturan berubah sejak tahun 1920 ketika para perempuan warga desa sekitar membantu memadamkan kebakaran di salah satu biara.

Yang terakhir adalah The Monastery of the Holy Trinity diibangun ada tahun 1475 dan di renovasi empat kali pada tahun 1684, 1689, 1692 dan 1741. Sampai pada tahun 2015 terdapat empat biarawan yang tinggal di dalam biara tersebut. Biara Tritunggal Kudus merupakan biara yang sulit dijangkau.

Pengunjung harus menyeberangi lembah dan terus naik melalui tebing berbatu untuk sampai ke biara ini. Untuk bisa menyaksikan keindahan gugusan pilar batu yang dimahkotai bangunan biara, wisatawan bisa berangkat dari kota Kalambaka Provinsi Thessaly yang berjarak sekitar 352 kilometer dari Athena. Dengan perjalanan naik mobil, Meteora bisa ditempuh hanya dalam waktu empat jam.

Jika ingin menggunakan kendaraan umum, dari Athena, wisatawan bisa memulai perjalanan pada malam hari naik kereta dari Stasiun Larisis dengan tujuan Paleofarsalo sebagai pemberhentian pertama lalu dilanjutkan ke pemberhentian terakhir yaitu Kalambaka. Tiket kereta dapat dipesan online dengan harga pergi pulang kisaran 40 Euro. Durasi perjalanan berkereta memakan waktu sekitar 5 jam. (53)


Berita Terkait
Loading...
Komentar