Inspirator

Adopsi, Jangan Membeli!

SETIAP orang yang berniat memelihara hewan harus punya komitmen tinggi. Jangan hanya ikut tren atau semata-mata untuk gengsi atau gaya-gayaan. Ketika ganti tren, ganti pula hewan peliharaannya. Lalu yang lama dibuang. ”Kan kasihan. Kalau sudah niat memelihara, berarti setengah hidupnya untuk hewan. Harus ada feeling, perasaan,” kata Lukas.

Selain itu, sebelum memelihara hewan harus punya perencanaan yang matang, mulai kondisi keluarga hingga rumah dan lingkungan. ”Hewan jangan dikandang terus, bisa stres. Harus ada halaman untuk bermain-main,” jelasnya.

Dia menyarankan, kalau belum siap, sebaiknya urungkan niat memelihara hewan. Sebab kalau dipaksakan, kasihan. Sebab, ini soal kehidupan, bukan barang. Lukas kerap gemas melihat orang memiara binatang hanya untuk senang-senang. Sebab, banyak yang akhirnya bosan dan berujung pada penelantaran hewan. ”Itulah sebabnya shelter banyak menampung hewan tanpa pemilik.

Ada yang 50, 60, bahkan ratusan ekor.” Selain itu, dia menyarankan kepada orang-orang yang ingin memelihara hewan, misalnya anjing atau kucing, agar mengadopsi, bukan membeli. ”Ini juga bagian dari memberi kehidupan yang layak untuk hewan,” ucapnya. (Eko Edi N-19)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar