Dua Bersaudara, Desainer Produk Kelas Dunia

Terus Berinovasi Ciptakan Karya Baru

KARYA TERBARU : Arfian Fuadi (kiri) menciptakan mesin CNC yang membantu tukang kayu membuat mebel secara massal dengan produk yang presisi. (55)
KARYA TERBARU : Arfian Fuadi (kiri) menciptakan mesin CNC yang membantu tukang kayu membuat mebel secara massal dengan produk yang presisi. (55)

SIAPA yang tidak mengenal dua pemuda kakak-beradik Arfian Fuadi (32) dan Arie Kurniawan (27), warga Dukuh Canden, Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga ini. Mereka viral di media sosial dan terkenal di media cetak serta media elektronik.

Sejumlah stasiun televisi pun bergantian mengundang anak muda yang hanya menempuh pendidikan STM atau SMK, tetap karyanya mendunia. Ya, Arfian dan Arie merupakan Pemenang kontes membuat dudukan mesin jet General Eletrik (produsen pesawat Amerika) tiga tahun lalu. Bahkan dalam lomba itu, mereka mampu mengalahkan kontestan lainnya yang bergelar sarjana dan doktor. Sejak saat itu sejumlah order produk dari luar negeri membanjir. Mereka juga berkreasi membuat berbagai desain sendiri produk yang dikembangkan untuk kegiatan industri, pertanian, transportasi, komunikasi, produk makanan, dan lainnya.

Arfian kemudian mendirikan Dtech- Engineering, yang menjadi bendera perusahaan mereka untuk melaksanakan bisnis mengerjakan desain produk atau menciptakan produk apa saja. Arfian mengaku ratusan karya desain mereka, kini menjadi produk dunia, seperti chasingponsel, produk kesehatan, dan bagian kendaraan. Desain mereka di tangan Tiongkok dan negara-negara lain, menjadi bernilai ekonomis tinggi. Bahkan, produk desain itu kini juga dijual di Indonesia.

Semua pekerjaan mendesain produk tersebut dilaksanakan di rumah Arfian di Dukuh Canden. Semua pesanan dan pengiriman desain, cukup diselesaikan dengan memanfaatkan jaringan internet. Terakhir, Arfian memenangi kontes membuat sistem pemantau (alat inspeksi) pembersihan mesin jet dan meraih hadiah uang ratusan juta.

Misi Sosial

Selain menghasilkan aneka produk, keduanya juga melaksanakan misi sosial mengajak para pemuda agar bisa menguasai ilmu desain komputer. Mereka menggelar pelatihan atau kursus singkat, hingga pemuda yang dilatih menjadi mahir mendesain. Sejumlah mahasiswa dan pelajar dari berbagai daerah memanfaatkan kesempatan belajar gratis itu. Tidak ada biaya, bahkan disediakan tempat di lantai dua rumah Arfian.

Selain itu Arfian dan rekannya yang lain yakni Fajar Budi Laksono juga membuat aplikasi nyayur. Aplikasi itu bisa diunduh gratis di googleplay untuk memundahkan siapa saja berbelanja dan berjualan (jadi tukang sayur online) kebutuhan dapur (memasak). (Surya Yuli P-41)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar