Inspirator

Tak Menyerah meski Kurang Dana

SM/Surya Yuli P : MENGARAHKAN : Arfian Fuadi mengarahkan timnya mendesain produk pesanan dan inovasi di markas Dtech-Engineering Dukuh Canden, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga. (55)
SM/Surya Yuli P : MENGARAHKAN : Arfian Fuadi mengarahkan timnya mendesain produk pesanan dan inovasi di markas Dtech-Engineering Dukuh Canden, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga. (55)

ADA dua proyek besar yang kini disiapkan oleh Arfian Fuadi dan timnya di bahwa bendera Dtech- Engineering. Proyek pertama menciptakan mesin pesawat seukuran jempol kaki. Lalu membuat mesin computerisasi numberik control (CNC) yang dapat membantu para tukang pembuat mebel dalam jumlah banyak secara presisi.

Arfian mengungkapkan, mesin pesawat seukuran jempol kaki sudah diujicobakan. Rencananya mesin itu untuk menggerakkan pesawat mini atau drone dengan jarak tempuh puluhan kilometer. Pesawat digunakan untuk memantau gunung berapi, memantau daerah perbatasan negara, memantau daerah lautan/perikanan, dan kepentingan lainnya. Sementara mesin CNC dengan ukuran besar, diharapkan dapat dimanfaatkan para tukang kayu atau pembuat mebel agar dapat menghasilkan produk dalam jumlah banyak, tetapi presisi (bentuknya sama semua).

Mesin CNC ini dikomputerisasi dengan ukuran layaknya mesin printer ukuran besar. Operator dapat memasukkan desain produk mebel yang diinginkan dalam komputer, kemudian komputer memerintahkan mesin CNC memproduksi mebel sesuai keinginan. Setiap bahan kayu yang dimasukkan ke dalam mesin CNC akan menghasilkan produk yang diinginkan. Namun kedua proyek tersebut tidak dapat berjalan seperti harapan, karena Arfian yang dibantu rekannya Fajar Budi Laksono, benar-benar kekurangan biaya. Untuk uji coba dan pembelian bahan sudah tidak ada biaya lagi.

Meski demikian, mereka tidak putus asa. Hasil keuntungan unit usaha dan produk lain yang telah dijual, dipakai untuk membiayai proyek tersebut. ”Karena keterbatasan anggaran, kedua proyek tetap dijalankan meskipun bisa cepat (berlahan) tapi pasti. Semoga tahun ini bisa jadi dan bisa diproduksi secara massal, sehingga bisa menghasilkan keuntungan,” ungkap Arfian. (Surya Yuli P-41)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar