Cerita Keresahan dalam ”Sendu”

grup band Barasuara
grup band Barasuara

Berbicara mengenai indie pop, tentunya Kota Semarang pun memiliki band-band bergenre tersebut. Salah satunya grup band The Lastree, yang baru saja mengeluarkan singgel terbarunya berjudul “Sendu”.

Setelah kurang lebih vakum selama lima tahun, band indie pop yang terbentuk pada 2007 tersebut mulai dibicarakan lagi setelah mengeluarkan singgel “Sendu”, yang mulai diluncurkan sejak November 2018 lalu, yang bisa dinikmati melalui aplikasi atau digital platform seperti iTunes, Spotify, Apple Music, Joox, dan Deezer.

The Lastree beranggotakan Serly (vokal), Indra (gitar), Ditto (gitar), Puput (kibor), Agung (drum), dan seorang anggota baru, yakni Wahab sebagai pemain bass.

Mereka mencoba peruntungan baru dengan menyuguhkan konsep yang sedikit berbeda melalui singgel barunya tersebut.

Mereka mengajak para menikmat musik untuk bermain teka-teki yang diunggah melalui laman Instagram, yang membentuk ikon dari rilisan barunya tersebut.

“Kami menyebutnya enigma yang membentuk kode rahasia dalam sebuah rilisan singgel terbaru The Lastree,” ujar gitaris Indra Prasetiya.

Mendengarkan “Sendu”, sekilas seperti mendengarkan lagu dari Lipstik Lipsing, band indie pop Semarang yang populer lewat lagu “Early Express”. Namun, tentu saja The Lastree memiliki ciri khas musiknya sendiri.

Dengan alunan gitar yang ber-delay dan suara glockenspiel, membuat lagu yang bercerita tentang mencintai seseorang namun tak kunjung mendapat jawaban tersebut cukup renyah untuk dinikmati.

Mereka mengatakan kalau musiknya banyak terpengaruh dari band Alpaca Sports, New Order, The Luyas dan beberapa band beraliran Swedish Pop. Gambar kucing kampung sebagai logo untuk singgel “Sendu”, digarap seniman muda asal Semarang Andy Sueb.

Gambar kucing kampung, menurut Serly, merupakan bentuk kepedulian The Lastree terhadap keberadaannya yang berdampingan dengan keseharian manusia, dan tak seharusnya disia-sia.

Ke depan, mereka akan mengeluarkan album dan dalam waktu dekat akan membuat sebuah showcase dengan konsep sedikit unik.

Sedikit bocoran dari sang manager Rezky, akan ada workshop yang akan diisi orang-orang yang berkontribusi banyak untuk The Lastree dan siapa pun bisa ikut dalam workshop tersebut. (49)

IRMA MUTIARA MANGGIAZ