Salahgunakan Foto Bisa Dituntut

SM/dok - John Richard
SM/dok - John Richard

SEMARANG - Tantangan 10 Years Challenge cepat merebak di media sosial (medsos). Mulai selebritis dunia, bintang film, pemain bola ternama, hingga warganet tertarik memosting foto transformasi 10 tahun terakhir ke medsosnya masing-masing.

Tantangan itu bisa dimaknai sebagai guyonan atau pembuktian diri atas perubahan wajah ataupun fisiknya dalam 10 tahun. Di sisi lain, tantangan itu malah bisa dianggap sebagai bentuk sindiran atau merendahkan harga diri orang lain dengan membanding-bandingkan kedua foto. Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jateng John Richard Latuihamallo mengatakan, sebenarnya tidak ada tujuan penting dalam tantangan tersebut.

10 Years Challenge ini hanya sebatas menampilkan dirinya dulu dan sekarang seperti apa, jusru dampaknya yang malah bisa dirasakan orang lain. Meski demikian, tantangan itu juga memberikan banyak kebermanfaatan dari kacamata hukum. Dari segi hukum itu penting untuk pembuktian kasus.

Menurut dia, tren itu juga bisa mengetahui keberadaan dan kondisi terakhir seseorang. Patut diwaspadai adalah penyalahgunaan foto yang berpotensi digunakan untuk melakukan tindakan kejahatan, seperti menipu dan lain sebagainya. Mengambil atau menyalahgunakan foto tanpa persetujuan pemiliknya itu sudah bentuk pidana.

Terlebih lagi, apabila fotonya itu disalahgunakan untuk kejahatan. Ini seperti halnya bentuk pemalsuan identitas. Sebaliknya, penggunaan foto yang dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu seperti promosi pun keliru apabila tanpa ada izin ke pemilik akunnya. (J17-34)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar