LIPUTAN KHUSUS

Pemilih di Demak Bertambah 16.742 Orang

KPU Tetapkan Hasil DPTHP-2

Tiga kali diumumkan, jumlah Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019 Kabupaten Demak selalu berubah. Terakhir, jumlahnya bertambah sebanyak 16.742 pemilih.

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak telah menetapkan jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan tahap dua (DPTHP-2) Pemilu 2019, sebanyak 877.687 orang. Penetapan ditandatangani Ketua KPU Bambang Setya Budi bersama empat komisioner KPU usai rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan DPTHP-2, di kantor KPU, Senin (12/11) sore.

Rapat tersebut dihadiri Bawaslu Kabupaten Demak serta perwakilan parpol. Dengan demikian, dibandingkan DPTHP-1, terdapat penambahan jumlah pemilih sebanyak 16.- 742 orang. Bambang meuturkan, sebelumnya pihaknya telah melakukan sejumlah tahapan dan pada 23 Agustus menyampaikan DPT Pemilu 2019 di Kabupaten Demak berjumlah 862.128 pemilih. Namun setelah menerima sejumlah masukan serta mengacu pada kebijakan KPU pusat dan berlaku secara nasional, dilakukan DPTHP-1 yang diplenokan 13 September. Hasil pleno DPTHP-1 terdapat sebanyak 860.945 pemilih.

Hasil pleno masih belum final lantaran masih terdapat warga yang belum melakukan perekaman data dan masih ditemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat. KPU pun kembali membuka proses pendataan melalui perbaikan tahan 2. ”Ini merupakan kebijakan nasional sebagai upaya melindungi hak pilih pada Pemilu 2019. KPU Demak menggelar gerakan melindungi hak pilih bekerja sama Dindukcapil serta pihak terkait lainnya,” terang Bambang didampingi anggota KPU Abdul Latif, Hastin Atas Asih, Nur Hidayah dan Siti Ulfaati.

Kegiatan gerakan melindungi hak pilih ternyata mendapatkan perubahan data pemilih, yaitu bertambah sebesar 20.504 orang. Mereka adalah warga yang telah melakukan perekaman e-KTP. Sebagian pemilih pemula yang baru mendapat e-KTP. Juga ditemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat karena meninggal dunia, data ganda, pindah domisili sebanyak 3.762 orang. Mereka yang meninggal dunia datanya dihapus dalam DPTHP-2, termasuk yang data ganda dihapus salah satunya. KPU juga melakukan perbaikan elemen data sebanyak 7.742 pemilih. ”Sesuai DPTHP-2 diketahui jumlah pemilih sebanyak 877.687 orang. Itu artinya terdapat penambahan jumlah pemilih 16.742 Orang ,” terangnya.

Perubahan DPT tidak berdampak pada perubahan TPS. Jumlah TPS masih tetap 3.615 bilik yang masing-masing mewadahi 300 pemilih. Lebih lanjut Bambang menyampaikan, hasil rapat pleno tingkat kabupaten tersebut selanjutnya akan dibawa ke pleno tingkat KPU Provinsi Jateng dan KPU pusat. Rencananya DPTHP-2 ditetapkan pada 15 November mendatang untuk menjadi patokan dasar DPT nasional.

Bambang menambahkan, berdasarkan informasi dari Dindukcapil Kabupaten Demak masih terdapat warga yang belum melakukan perekaman data e- KTPsebanyak 11 ribu orang.

Dia mengaku belum tahu apakah nantinya akan ada kebijakan melukan perubahan DPTHP atau cukup dengan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Jika DPTHP-2 dianggap final, kemungkinan besar mereka yang baru melakukan perekaman data kependudukan setelah ditetapkan DPTHP-2 tetap bisa memakai hak pilihnya melalui DPTb. ”Mereka cukup membawa e-KTP dan melakukan pemilihan di daerahnya,” ujar Bambang. (H1-61)


Berita Terkait
Komentar