Dituntut Sampaikan Informasi Berkala

BANYAKNYA keluhan pelanggan melalui Grup Facebook MIK Semar, direspons PDAM Tirta Moedal. ’’Kami apresiasi PDAM ketika ada keluhan di grup facebook kami, langsung direspons. Semua perusahaan pelayanan publik yang paling penting harus responsif terhadap laporan yang ada. Keluhan-keluhan yang masuk jangan diabaikan,’’ ujar Dalang Utama MIK Semar, Rahmulyo Adiwibowo, kemarin.

Dia menilai, wadah grup facebook tersebut lebih banyak dimanfaatkan warga, ketimbang laporan langsung ke pihak bersangkutan. Sebab, dalam wadah dunia maya yang anggotanya hanya warga Kota Semarang itu bisa lebih terpantau publik, baik pertanyaan dan jawaban tentang kondisi saat ini yang terjadi. ’’Di sini Joko Purwanto, Humas PDAM Tirta Moedal, selalu ditandai ketika ada masalah PDAM. Sampaisampai anggota grup hafal dan familiar kalau ada aduan tentang PDAM yang masuk ke Joko. Karena yang bersangkutan selalu responsif terhadap keluhan yang disampaikan masyarakat, PDAM perlu mencari orang-orang seperti dia,’’ imbuhnya.

Menurutnya, tindakan responsif menjadi salah satu yang penting dalam pelayanan publik. Perusahaan pelayanan publik butuh peran serta masyarakat untuk mengembangkan usahanya.

Hak Pelanggan

Komisioner Komisi Informasi Publik Jawa Tengah, Slamet Haryanto mengimbau agar PDAM Tirta Moedal secara berkala menyampaikan informasi terbaru kepada mesyarakat. Sehingga masyarakat mengerti kondisi permasalahan dan perkembangan yang ada. ’’Apalagi tentang tarif SPAM Semarang Barat, sehingga warga atau pelanggan tidak berprasangka buruk, segala perkembangan informasi yang ada harus disampaikan. PDAM harus terbuka agar para pelanggan tahu.’’ Ketua Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Kota Semarang, Ngargono menilai PDAM harus memenuhi hak para pelanggan yang lama dari ketiga proyek SPAM tersebut.

Jangan sampai yang sambungan baru justru didahulukan, misalnya, di daerah selatan yang masih zona merah. ’’Bagaimanapun pelanggan lama sudah membayar biaya air PDAM, sehingga haknya harus sama dengan pelanggan baru. Jangan sampai ada kesulitan air bersih karena sering mati, atau airnya keruh,’’ tandas Ngargono. (fri-48)


Berita Terkait
Tirto.ID
Loading...
Komentar