• KANAL BERITA

Solskjaer Tegaskan Berita soal Pemecatannya Hanya Kebohongan Belaka

Foto: reuters
Foto: reuters

MANCHESTER, suaramerdeka.com - Ole Gunnar menyebut jika pemberitaan dirinya bakal dipecat jika Manchester United keok lagi di laga-laga berikutnya, hanyalah kebohongan belaka. Menurutnya, semua berita tersebut dibuat-buat media saja sehingga dia dengan tegas membantahnya.

"Tidak, itu tidak membuat saya khawatir. Saya hanya fokus kepada pekerjaan saya dan melakukan yang terbaik, menatap laga selanjutnya, serta membuat rencana jangka panjang dengan jajaran direksi," kata Solskjaer dikutip dari Mirror.

Sejumlah media Inggris memang menyebut jika Solskjaer bakal didepak dari jabatannya, bila kalah di pertandingan menghadapi Tottenham Hotspur (5/12) dan Manchester City (8/12). Ia bahkan diklaim telah menjelaskan posisinya tersebut kepada para penggawa MU.

Sejak Mauricio Pochettino, Unai Emery, dan Quique Sanchez Flores didepak dari klubnya masing-masing, Isu bakal dipecatnya Solskjaer semakin santer diberitakan dan dia disebut menjadi calon korban pemecatan selanjutnya. Manajer berusia 46 tahun itu pun secara tegas membantah rumor tersebut.

"Saya baik-baik saja, benar-benar tidak ada masalah. Terkadang anda tertawa ketika membaca berita tentang apa yang kiranya saya katakan, tetapi setidaknya saya tahu sumbernya bukan sumber-sumber terpercaya dan itu semua dibuat-buat. Sudah jelas itu bohong," dia menambahkan.

Diakui manajer asal Norwegia tersebut, dirinya selalu berkomunikasi dengan bos-bos MU semisal Ed Woodward. Keduanya tengah fokus kepada strategi jangka panjang untuk membawa klub maju dan berkembang.

"Kami berbicara terus dan itu bukan situasi menyebalkan yang tiba-tiba harus dibicarakan. Kami mengobrol beberapa kali dalam seminggu. Jadi rencana yang sudah kami siapkan, pembangunan kembali yang kami tahu telah dimulai, semuanya terus mengalami kemajuan. Kami membuat beberapa keputusan yang diperlukan, meski kini kami tidak senang dengan posisi klub saat ini, tetapi tim terus bekerja," tutupnya.

 


(Andika Primasiwi, DS/CN26)