• KANAL BERITA

Dicoret Namanya, Cakades Lapor Polisi

foto ilustrasi - istimewa
foto ilustrasi - istimewa

KARANGANYAR, suaramerdeka.com - Pilkades Karanganyar menghangat. Salah satu Calon kades yang dicoret, Sukiyo yang juga Cakades Gebyog, melapor ke Reskrim Polres Karanganyar karena pencoretan dirinya dianggap menyalahi aturan.

Sukiyo merupakan calon kuat di desa tersebut karena dia petahana, sehingga suara dukungannya masih cukup besar. Karena itu dia merasa wajar jika banyak yang ingin dia jatuh dari pencalonan. Namun dia justru jatuh saat seleksi administratif.

Karena tidak terima alasan panitia pelaksana pilkades itulah dia melayangkan laporan ke Reskrim, dengan harapan masih ada kesempatan untuk ikut pilkades 11 Maret mendatang bersama cakades lainnya.

Sayangnya protes tersebut dinilai salah alamat, karena perbuatan itu hanya maladministrasi saja. Kapolres, AKBP Leganek Mawardi mengatakan, mestinya laporannya ke Dispermasdes Karanganyar, bukan ke Satreskrim. Karena itu dia kita minta mengalihkan laporannya ke Dinas terkait yang membawahi pemerintahan desa.

Dalam laporannya, Sukiyo mengatakan, dia mendaftar pada tanggal 16 Januari, hari Kamis. Menurut ketentuan Perda tentang pilkades, mestinya tidak salah, sebab pendaftaran sesuai dengan jam kerja, jam 07.30 sampai jam 15.30 atau 16.00 WIB.

Namun panitia membuat aturan sendiri, menutup jam pendaftaran pada hari Kamis 16 Januari pukul 14.00 WIB. Sehingga Sukiyo tidak diterima pendaftarannya, sebab sudah melebihi jam kerja. Jika diterima bisa jadi panitia yang diketuai Suwarno Sag akan diprotes cakades lain.

Agus Heri Bindarto, Kadispermasdes mengatakan, masalah itu dianggap selesai dan Sukiyo dicoret dari peserta pilkades Gebyog. Sebab panitia pelaksana sudah mengumumkan jauh hari dan semuanya mendengar, bahwa pendaftaran ditutup pukul 14.00 WIB hari Kamis.

‘’Artinya Sukiyo sudah tahu tentang aturan itu, sebab panitia berpedoman jam kerja di desa itu jam 14.00 WIB, karena masih melaksanakan enam hari kerja. Karena itu dia mestinya sudah siap-siap, bukan menyengaja daftar di saat terakhir bahkan melewati jam kerja. Karena itu jika perkara dsidik, mestinya harus dihadapi dan diberi keterangan yang baik.’’

Beruntung jika memang dialihkan ke masalah administratif, artinya sesuai aturan memang panitia diberi kewenangan membuat tata tertib sesuai perkembangan desanya, Jadi sudah sah pencoretan Sukiyo.

 


(Joko Dwi Hastanto/CN40/SM Network)