• KANAL BERITA

Menteri PAN RB Targetkan Dua sampai Lima Tahun Semua Daerah Sudah Punya MPP

Menteri PAN RB Tjahyo Kumolo didampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Bupati Batang Wihaji (keduanya memakai busana adat) saat meninjau ruang MPP yang bernuansa hutan rindang nan hijau. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)
Menteri PAN RB Tjahyo Kumolo didampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Bupati Batang Wihaji (keduanya memakai busana adat) saat meninjau ruang MPP yang bernuansa hutan rindang nan hijau. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)

BATANG, suaramerdeka.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Tjahyo Kumolo melaunching (meluncurkan) Mall Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batang, Kamis, (23/1).

Peresmian MPP di Kabupaten Batang, menurut Menteri PAN RB, merupakan yang ketiga kalinya di Jawa Tengah, setelah Kabupaten Banyumas dan Kebumen.

“Kepada daerah lain tidak perlu malu untuk mencontoh MPP Batang. Paling tidak kita targetkan dua sampai lima tahun, semua daerah harus punya MPP,"ujar Tjahyo Kumolo.

Kehadiran MPP, menurut Tjahyo, sangat dinanti masyarakat, karena mempermudah warga untuk mencari akses dan informasi dari pengurusan ijin, paspor, SIM, Nikah, Pos, dan keperluan apapun sudah bisa dilayani.

“MPP di Batang sudah ada inovasi dan kreatif dari Bupati yang bernuansa hutan, hanya yang perlu dipikirkan lagi gedungnya perlu diperluas lagi," sebut Menteri Tjahyo Kumolo.

Dikatakan pula, Kabupaten Batang merupakan daerah investasi terbesar di JawaTengah, sehingga harus ada inovasi dan kreatifitas pimpinan daerahnya dalam memudahkan perijinan. Namun tidak menyalahi regulasi, serta kondusivitas wilayahnya yang selalu terjaga.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam sambutannya menyebutkan MPP Batang ini merupakan yang ketiga di Jawa Tengah, dan diharapkan bisa diikuti daerah lainnya.

“Konsep yang ada di MPP Batang juga cukup menarik, sehingga patut menjadi percontohan. Dan diharapkan, MPP ini bisa memberikan pelayanan optimal pada masyarakat," katanya.

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji menambahkan ada 329 perizinan dan pelayanan yang dilayani di MPP Batang.

“MPP ini merupakan jawaban atas tuntutan masyarakat, sehingga nantinya proses pengurusan perizinan maupun layanan lainnya bisa diproses di satu tempat tanpa harus muter-muter lagi," ujar Bupati Wihaji.

Hadir dalam acara lunching MPP, antara lain Deputi Kementrian Tenaga kerja Aris Wahyudi, Wakil Bupati Batang Suyono, unsur Forkopimda Kabupaten Batang dan undangan lainnya.

 


(Kasirin Umar/CN19/SM Network)