• KANAL BERITA

Pegadaian Bantu Rumah Tidak Layak Huni Pengidap AIDS di Sragen

Penyerahan secara simbolis bantuan corporate social responsibility dari Pegadaian Semarang, Selasa (21/1). (suaramerdeka.comdok)
Penyerahan secara simbolis bantuan corporate social responsibility dari Pegadaian Semarang, Selasa (21/1). (suaramerdeka.comdok)

SRAGEN, suaramerdeka.com - Seorang pengidap HIV/AIDS di Sragen mendapat bantuan corporate social responsibility (CSR) Pegadaian Kanwil XI Semarang. Penyerahan bantuan senilai Rp 41 juta itu dihadiri oleh Bupati Sragen dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Kepala Dinkes setempat Hargiyanto dan Ketua PMI setempat Ismail Sutresno.

Menurut Kepala Pegadaian Kanwil XI Semarang Mulyono, sebagai tanggung jawab sosial perusahaan, pegadaian wajib menyalurkan CSR kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan CSR yang disalurkan untuk memperbaiki rumah pengidap AIDS sehingga kondisi rumah tersebut layak huni.

“Sebagai BUMN kami tidak hanya memikirkan sisi bisnis saja. Sebelumnya, kami menyalurkan bantuan kepada warga korban terdampak banjir dan kali ini di Kabupaten Sragen bantuan diberikan kepada salah satu warga pengidap AIDS, dimana kondisi rumahnya sangat memprihatinkan,” kata Mulyono dalam sambutannya saat penyeraham bantuan, Selasa (21/1).

Pegadaian membantu melalui CSR setelah mendapatkan informasi dari sebuah portal media online yang memberitakan, seorang warga Sragen pengidap AIDS yang dikucilkan lingkungan sekitarnya. Ditambah lagi kondisi rumah warga tersebut yang tidak terurus, atap sudah ambrol meski sudah bertembok bata.

"Kami tergeral untuk membantu dan kemudian berkoordinasi dengan Pemkab Sragen," tambahnya.

Rombongan dari Kanwil Pegadaian Semarang, sengaja bekendara dengan sepeda motor dari Kota Semarang menuju Sragen. Bantuan CSR Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sudah terealisasi di mana rumah sudah layak untuk ditempati.

Bupati Sragen dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada PT Pegadaian yang telah membantu memperbaiki rumah warga pengidap AIDS. Pihaknya dalam kesempatan tersebut juga memberikan pengarahan sekaligus mengajak warga setempat untuk tidak lagi mengucilkan pengidap AIDS.

“Sosialisasi mengenai penyakit HIV/AIDS terus kami lakukan hingga tingkat RT/RW. Dengan harapan tiap warga faham akan penularan penyakit mematikan tersebut sehingga bisa dihindari agar tidak tertular,” ujarnya usai acara.

Mbak Yuni, begitu Bupati Sragen itu akrab disapa menambahkan, selain sosialisasi dan pencegahan pihaknya juga telah menyediakan fasilitas kesehatan bagi masyarakat seperti untuk layanan tes VCT, tes Infeksi Menular Seksual (IMS) hingga layanan deteksi dini kanker serviks (IVA), diantaranya di RSUD Sragen, Puskesmas Sumberlawang, Puskemas Gemolong dan Puskemas Sambirejo.

“Tahun ini dan ke depan terus kami upayakan, terutama fasilitas untuk tes penyakit HIV/AIDS, agar semakin diperbanyak. Dengan harapan masyarakat semakin mudah untuk mendapatkan informasi, pemahaman hingga layanan tentang kesehatan,” paparnya.

Bantuan CSR Pegadaian Semarang ini diberikan kepada Aris Sukoco yang beralamat di RT 03 Desa Taraman, Sidoharjo Sragen.

 


(Puthut Ami Luhur/CN39/SM Network)