• KANAL BERITA

Menikmati Kopi di Bukit Kembang Langit

Jiwa Lova Angkat Kopi Lokal

LAYANI PELANGGAN : Barista Kopi Jiwa Lova melayani pelanggan di kedai Kopi Jiwa di kawasan wisata Kembang Langit, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Selasa (21/1). (suaramerdeka.com/Agus Setiawan)
LAYANI PELANGGAN : Barista Kopi Jiwa Lova melayani pelanggan di kedai Kopi Jiwa di kawasan wisata Kembang Langit, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Selasa (21/1). (suaramerdeka.com/Agus Setiawan)

SEJUK, bebas polusi udara, pemandangan alam hijau khas nuansa pegunungan yang jarang ditemui di perkotaan menjadi daya tarik tersendiri beberapa wisatawan baik dalam daerah maupun luar daerah untuk bertandang di kawasan wisata Kembang Langit, di Desa Kembang Langit, Kecamatan Blado, Kabupaten Pekalongan.

 

Jalan berliku dan berkelok dihiasi rindangnya pepohonan hijau dari menuju ke kawasan Kembang Langit membuat pengalaman tersendiri bagi pelancong yang bertandang ke sana. Adapun jarak tempuh dari Alun - Alun Kabupaten Batang ke lokasi wisata Kembang Langit sekitar 20-an kilometer.

Berkembangnya lokasi wisata Kembang Langit tentu diikuti dengan meningkatnya sejumlah kegiatan ekonomi di sekitar lokasi wisata. Di sana mulai ada warung makan hingga kedai kopi. Seperti Kedai Kopi Jiwa Lova, Forrest dan lainnya.

Salah satu pengunjung kedai kopi Jiwa Lova, Dloiful mengatakan, objek wisata Kembang langit saat ini memang mulai dikenal oleh beberapa pecinta wisata alam. Selain menyajikan keindahan alam, di sini banyak berdiri kedai kopi yang menyuguhkan kopi lokal.

"Jarak menuju ke kawasan wisata Kembang langit memang cukup jauh dan jalannya berkelok. Tapi ketika di lokasi terbayar dengan segarnya udara dan indahnya pemandangan alam. Apalagi ditambah menikmati seduhan kopi membawa kesan tersendiri bagi saya," katanya, Selasa (21/1).

Pemilik Kedai Kopi Jiwa Lova, Maulana Yusup yang juga Ketua DPRD Kabupaten Batang menyampaikan, keberadaan Kopi Jiwa Lova diharapkan bisa membantu pemerintah daerah dalam hal pemberdayaan potensi lokal. Terutama dalam konteks brand wisata di Kabupaten Batang.

"Kami ingin menyajikan suasana pegunungan untuk para pecinta kopi. Mudah-mudahan bisa membawa manfaat untuk Kabupaten Batang," kata dia.


(Agus Setiawan/CN19/SM Network)