• KANAL BERITA

Pertumbuhan Pegadaian di Atas Perusahaan Finansial

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto. (Foto suaramerdeka.com/Puthut Ami Luhur)
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto. (Foto suaramerdeka.com/Puthut Ami Luhur)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pegadaian pada tahun ini tumbuh luar biasa, sampai September 2019 sudah mencapai 17 persen untuk aset dan pinjaman. Pertumbuhan sebesar ini menurut Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto, jauh di atas perusahaan finansial.

"Pegadaian tumbuh luar biasa karena banyak berkolaborasi dengan banyak perusahaan, tidak hanya dengan BUMN tapi BUMD dan swasta," kata Kuswiyono usai penandatanganan naskah kerja sama dengan 41 mitra usaha di Jateng dan DIY, di Pesonna Hotel, Rabu (13/11) malam.

Kerja sama dengan mitra usaha lain itu menurutnya, memungkinkan seluas-luasnya produk Pegadaian yang digunakan dan mereka bisa menggunakan potensi yang dimiliki oleh perusahaan plat merah tersebut. 

"Potensi kami memiliki 12.543 karyawan tetap dengan 15.655 karyawan outsourcing, kami juga mempunyai nasabah sebesar 12,6 juta," tambahnya.

Ia melanjutkan, untuk bertumbuh secara cepat, sebuah perusahaan harus berbagi dengan perusahaan lainnya. 

Proyeksi ke depan Pegadaian akan mengarah kepada UMKM di mana akan memberikan kredit produktif. Ia melanjutkan, jika dahulu orang datang ke Pegadaian untuk menggadaikan barang untuk konsumtif maka mulai 2020 harus dirubah.

"Kredit produktif lebih memiliki keberlanjutan dan stabil dibandingkan konsumtif," tambah Kuswiyono yang mentargetkan kenaikan nasabah minimal dua juta dari 12,6 juta.

Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan PT Pegadaian (Persero) Damar Latri Setiawan menyatakan, kontribusi pertumbuhan paling tinggi ada di non gadai di antaranya pembiayaan sepesa motor, pembiayaan haji dan usaha mikro. Ia berharap, kerja sama dengan mitra akan meningkatkan kinerja dan pertumbuhan meningkat dari 17 persen per September menjadi 20 persen pada akhir tahun ini.


 


(Puthut Ami Luhur/CN19/SM Network)