• KANAL BERITA

Sinar Jaya vs Arimbi, Warga Pekalongan Jadi Korban

Ilustrasi Istimewa
Ilustrasi Istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com - Tujuh penumpang tewas dan empat orang lainnya mengalami luka berat akibat tabrakan antara bus Sinar Jaya vs Arimbi di Km 117,800 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Subang, Kamis (14/11) dinihari. 

Tiga korban meninggal di antaranya merupakan warga Pekalongan. Tabrakan tak terhindarkan setelah salah satu bus menyebrang jalur hingga menghantam bus lainnya dari arah berlawanan. Human error diduga menjadi penyebab.

Sebelum peristiwa yang melibatkan dua bus penumpang itu terjadi pada Pukul 00.15 Wib, Sinar Jaya dengan Nopol B 7949 IS tengah bergerak dari Jakarta ke Cirebon. Sedangkan Arimbi melaju dari arah sebaliknya dari Cirebon ke Jakarta. 

"Diduga sopir Sinar Jaya kurang antisipasi sehingga kendaraan tidak terkendali lalu menyeberang ke jalur berlawanan dan langsung menabrak bus Arimbi," tandas Jubir Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudho Wisnu Andiko saat dihubungi.

Bus yang oleng ke kanan, imbuhnya, kemudian melewati parit pemisah jalan masuk sebelum masuk ke jalur jalan arah yang berlawanan. Dengan kondisi tersebut, kebanyakan korban berasal dari bus Arimbi yang dihantam bus yang nyelonong ke jalur miliknya. Tujuh korban meninggal terdiri dari tiga warga Pekalongan, satu warga Pemalang, Ngawi, Lebak, dan Jakarta.

Mereka yang jadi korban adalah Imam Syafi'i (27) warga Kampung Dusun 1 RT 02/02 Desa Boyo Telu Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan, Kuntarsih (37) Kampung Pantai Sari RT 02/01 Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan, dan Salsis (24) warga Kampung Serut RT  01/06 Desa Sragi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan. 

Kemudian Aris Yunianto (37) asal Desa Purwoharjo RT 01/01 Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Warsidin (53) warga Jalan Madrasah RT 12/02 Kelurahan Gandaria Selatan Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Surta (61) warga Kampung Cijalit RT 05/02 Desa Cibungur Kecamatan Cigombong Kabupaten Lebak, dan Khofifah (32) warga RT 05/03 Desa Tambak Selo Barat, Kecamatan Kedung Galar Kabupaten Ngawi.

Dalam kejadian tersebut, sopir Sinar Jaya mengalami luka berat. Pengemudi atas nama Sanudin bin Roibun (42) warga RT 05/03 Kampung Duren Sawit  Desa Kesuben Kecamatan Lebak Siu Kabupaten Tegal itu menjalani perawatan bersama korban luka lainnya di RSUD Subang. Berdasarkan data korban luka, bus Arimbi kebanyakan membawa warga Pekalongan yang hendak ke ibukota. 

Petugas sendiri masih melakukan penyelidikan terkait dengan peristiwa tersebut. Sejumlah saksi dimintai keterangan termasuk sopir bus Arimbi, Rohman (42) warga Pandeglang. Kondisi jalan di tempat kejadian, jelas Trunoyudo, merupakan jalur lurus. Cuaca pada malam hari cerah meski gelap.


(Setiady Dwi/CN19/SM Network)