• KANAL BERITA

Daop V Kenalkan Layanan Inovasi Rail Clinic

Manager Kesehatan PT KAI Daop V Purwokerto, Wakhyo Komantri memberikan pengarahan mengenai Rail Clinic PT KAI kepada siswa saat Pameran Pelayanan Publik Bidang Pendidikan dan Kesehatan di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto, Rabu (13/11) sore.(suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)
Manager Kesehatan PT KAI Daop V Purwokerto, Wakhyo Komantri memberikan pengarahan mengenai Rail Clinic PT KAI kepada siswa saat Pameran Pelayanan Publik Bidang Pendidikan dan Kesehatan di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto, Rabu (13/11) sore.(suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)

PURWOKERTO, suaramerdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) V Purwokerto mengenalkan layanan inovasi Rail Clinic kepada para pengunjung yang datang ke stannya, dalam Pameran Pelayanan Publik Bidang Pendidikan dan Kesehatan di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto, Rabu (13/11) sore. Ratusan pengunjung, lebih khusus kalangan pelajar atau siswa nampak antusias mendapatkan pengarahan mengenai layanan Rail Clinic.

Manager Kesehatan PT KAI Daop V Purwokerto, Wakhyo Komantri mengungkapkan, pada kesempatan itu, pihaknya memang sengaja memperkenalkan kehadiran Rail Clinik atau kereta sehat, sebagai wujud kepedulian badan usaha milik negara (BUMN), yang juga peduli dengan kesehatan masyarakat. "Rail clinik yang kami perkenalkan merupakan rail clinik generasi keempat," ujarnya, di sela menerima kunjungan pelajar.

Menurut dia, PT KAI memang terus berupaya menambah jumlah kereta yang khusus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat atau disebut dengan Rail Clinic. "Rail clinic memang dibangun KAI untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki jalur kereta api, seperti halnya melalui agenda bakti sosial atau agenda kepedulian kepada masyarakat," beber dia.

Dijelaskan, PT KAI memang telah meluncurkan Rail Clinic generasi keempat, dengan kelebihan kereta dilengkapi pula perpustakaan. Jadi, selain melakukan pelayanan kesehatan, terdapat pula sarana untuk perpustakaan yang bisa dimanfaatkan anak-anak atau orang tuanya yang tengah diperiksa di Rail Clinic tersebut, untuk membaca-baca buku. "Ini sangat relevan dengan agenda seperti pada kesempatan ini," akunya.

Menurut Komantri, sejauh ini keberadaan Rail Clinic sudah mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Karenanya pihaknya terus berupaya mengenalkan kepada masyarakat secara luas, atas layanan yang dilakukan PT KAI. Diakui, Rail Clinic hanya bersifat mobile, tidak menetap di masing-masing Daop atau stasiun. "Di Pulau Jawa ini jumlahnya hanya satu. Ia selalu bergerak dari satu tempat ke tempat lain," tutur dia.

Selain memberikan pengarahan mengenai keberadaan Rail Clinic, pihaknya juga mempromosikan mengenai layanan KAI Access, yang merupakan aplikasi pemesanan tiket kereta api. Dalam kesempatan itu, turut dilakukan pula layanan pemesanan tiket yang bisa secara langsung dicetakkan. "Di sini kami layani juga jika ada pengunjung yang akan melakukan pemesanan tiket kereta api," beber dia.


(M Abdul Rohman/CN40/SM Network)