Cerita Kotalama Semarang yang Terus Berbenah

23 Januari 2023
Kotalama Semarang saat ini sudah jauh berbeda. Dulu, kawasan tersebut identik dengan banjir, kekumuhan, prostitusi dan kejahatan.
Pakar tata ruang kota Tjahjono Rahardjo pada pengantar buku ‘De Oude Stand Semarang’ karya Lim Winasdy menyebutkan, setelah direvitalisasi Kota Lama Semarang menjadi tempat yang instagramable. Berbagai fasilitas baru disediakan seperti jalur pejalan kaki, kursi taman, charger box, air mancur, dan lain-lain.
Di malam hari, kawasan itu juga terang benderang. Kondisi saat ini telah berubah, dari tempat yang dihindari orang, sekarang menjadi tempat yang menarik dikunjungi. Satu per satu bangunan yang semula ditelantarkan, telah direnovasi dan dialihfungsikan menjadi kafe, restoran, hotel, dan lain-lain.
Kota Lama Semarang sekarang pun menjadi tempat berinteraksi segala lapisan masyarakat dengan berbagai kepentingannya, Cerita tentang Kota Lama Semarang yang terus berbenah dirangkum oleh Lim Winasdy dalam buku foto ‘De Oude Stand Semarang’.
Karya-karyanya juga dipamerkan di gedung Monod Dephuis, Kota Lama Semarang, baru-baru ini. Bidikan fotografer Agus Budi Santoso dengan objek di kawasan yang sama ikut meramaikan pameran tersebut. Sejumlah diskusi seputar fotografi yang digelar ditempat yang sama, juga menyemarakkan kegiatan tersebut.
Visual Storyteller Beawiharta dalam buku ‘De Oude Stand Semarang’ menyebutkan, foto-foto Lim Winasdy bernyawa, punya feeling yang kuat, dan memancarkan rasa lelah, rasa kesantaian, rasa pasrah, bahkan ada pula semangat bertarung, serta optimisme. Secara instingtif, Lim Winasdy ingin berkata ‘temui aku di kota lama Semarang yang #terusberbenah’.

Images Lainnya

X