Ritual Nyadran Gunung Rogokusumo

25 November 2022
Warga Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang menggelar Nyadran Gunung Rogokusumo. Prosesi dilaksanakan selama dua hari, Kamis (24/11/2022) dan Jumat (25/11/2022), dengan mengangkat tema ‘Menyatu dengan Alam’. Itu sebagai bentuk rasa syukur atas segala rezeki yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.
Kepala Desa Silurah Suroto mengungkapkan, tema tersebut diharapkan bisa mengingatkan warga untuk selalu menjaga lingkungan dan alam di sekitar tempat tinggal. Nyadran Gunung Rogokusumo dilaksanakan secara turun temurun pada Jumadil Awal, tepatnya pada hari Jumat kliwon. ‘Prosesi ini rutin dilaksanakan, sebagai wujud syukur masyarakat atas segala keberkahan dari Tuhan Yang Mahas Esa,’ kata Suroto.
Prosesi diawali dengan kirab hasil bumi dari lapangan desa menuju ke Taman Syailendra, objek wisata di desa tersebut. Sesuai dengan tema ‘menyatu dengan Alam’, digelar pula pelepasan burung, penanaman pohon penghijauan, dan penyebaran benih ikan di Sungai Lugas di wilayah desa setempat. Tari kuda lumping dan sintren memeriahkan prosesi itu.
Pada Kamis malam digelar ider-ider desa, yakni warga berkeliling desa sembari membawa obor. Dan, pada Jumat pagi dilaksanakan Nyadran Gunung Rogokusumo. Ritual nyadran antara lain pemotongan kambing kendit di hutan Larangan di kawasan Gunung Rogokusumo, dan dilajutkan doa. Pada ritual tersebut, warga datang dengan membawa nasi dan ingkung untuk dimakan bersama-sama.
Setelah doa, digelar pentas ronggeng Silurah. Tarian tersebut menjadi bagian yang wajib ditampilkan pada prosesi Nyadran Gunung Rogokusumo. Setelah itu, semua prosesi ditutup dengan pentas wayang kulit di lapangan desa.

Images Lainnya

X