Mengasah Kreativitas Ibu-ibu lewat Membatik

22 November 2022
Bermacam cara dilakukan untuk mengembangkan sekaligus mengasah kreativitas di kalangan ibu-ibu rumah tangga agar mereka bisa memiliki peluang usaha kecil, salah satunya lewat membatik. Seperti yang dilakukan oleh Kreatif Inovatif (Krenova) Srondol Wetan. Mereka rutin mengajari perempuan usia lanjut di wilayah itu membuat batik, di Galery 17 Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Semarang.
Ketua Krenova, Ernawati Dwi Lestari menjelaskan, Krenova dibentuk untuk menampung pelatihan-pelatihan yang menyasar warga Srondol Wetan. Selain membatik, ada pelatihan lain yakni memanfaatkan kain perca, sulam pita, dekupase, rajut, dan daur ulang.
‘Enam pelatihan itu dilakukan rutin dan terjadwal,’ ujar wanita yang juga Ketua Gerai Kopimi Semarang (GKS) Kelurahan Srondol Wetan itu.
Produk-produk yang dihasilkan ibu-ibu tersebut sudah masuk di Galeri Kreatif Kota Lama, yakni Brunch Handmade, I-Asa Crochet, Syukriya, dan Vanayu. ‘Brunch Handmade juga sudah masuk ke Uniqlo,’ katanya.
Pelatih membatik, Apriyanto berharap, masyarakat yang mengikuti pelatihan membatik menjadi pionir di masing-masing wilayahnya. Selain mempelajari pembuatan batik dengan mengangkat motif semarangan seperti ikon Lawang Sewu, Warak Ngendog, Blekok, dan Pohon Asem, dia juga mengajak masyarakat Srondol Wetan mempelajari pakem-pakem batik.

Images Lainnya

X