Nyadran Bubur Sendang Wonodri, Upaya Mengembalikan Kejayaan Mata Air

21 November 2022
Nyadran Bubur Sendang Wonodri adalah salah satu tradisi yang sampai saat ini masih terus dilaksanakan warga Kelurahan Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan. Prosesi yang digelar Minggu (20/11/2022) tersebut merupakan wujud nguri-uri budaya sekaligus dalam upaya menjaga kelestarian sumber air tersebut.
Menurut Ketua RW 5 Kelurahan Wonodri, Tri Siswanto, Sendang Wonodri dulunya merupakan sumber air warga setempat. Saat musim kemarau, sendang sering digunakan untuk keperluan bersama warga. Tak hanya air, ikan yang ada di sedang itu pun dimanfaatkan oleh orang-orang yang tinggal di sekitarnya.
‘Air sedang tak pernah habis atau kering, bahkan saat musim kemarau. Karena itu warga terus merawat dan membersihkannya,’ kata dia.
Akan tetapi, perkembangan zaman membuat Sendang Wonodri juga ikut berubah. Sumber air menjadi kecil, lumpur memenuhi sumber air tersebut. Air yang dulunya bisa dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari, kini sudah tidak bisa lagi digunakan. Dan, kini Sedang Wonodri hanya difungsikan sebagai tadah hujan dan untuk memelihara ikan.
Karena itu, agar peninggalan nenek moyang itu tidak hilang tergerus perkembangan zaman, warga Kelurahan Wonodri berupaya terus melestarikannya. Mereka berharap kejayaan sendang tersebut bisa kembali lagi.
Pada Nyadran Bubur Sendang Wonodri, tak hanya digelar kegiatan budaya seperti kirab, doa bersama, pentas seni, pelepasan benih ikan, dan gelar produk-produk UMKM warga, akan tetapi juga dilakukan bersih-bersih sumber air tersebut. Prosesi dalam upaya mengembalikan ‘kejayaan’ sendang tersebut dilaksanakan pada Minggu kliwon.
Plt Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkapkan, lewat kegiatan seperti itu, diharapkan manfaat Sendang Wonodri bisa dikembalikan lagi untuk masyarakat.
‘Adanya sedimen di sendang, membuat air keruh dan memunculkan bau tidak sedap,’ kata dia.
Karena itu, Pemkot Semarang akan mencoba melakukan revitalisasi atau normalisasi sumber air tersebut agar bisa kembali dimanfaatkan oleh warga.

Images Lainnya

X