Tari Gedawangan Dimainkan untuk Mengusir Roh Jahat

4 Oktober 2022
Tari Gedawangan, sejenis ondel-ondel berwujud sosok dewa, dimainkan pada ritual atau tradisi orang-orang Tionghoa, dengan tujuan untuk mengusir roh jahat atau sifat-sifat jahat. Kesenian tersebut terus berkembang di banyak wilayah dengan mengadaptasi budaya lokal.
Selasa (4/10/2022), kesenian itu dimainkan pada peringatan ulang tahun ke-18 Klenteng Kwan Sing Bio yang berada di kawasan Tanah Mas Semarang. Ada tiga dewa yang dimainkan oleh kelompok kesenian Naga Sakti, yakni Dewa Uang, Dewa Pelindung, dan Raja Naga Laut Timur.
Pelatih Naga Sakti, Gunarto mengungkapkan, kesenian tersebut dimainkan supaya orang-orang diberkahi dan semua mendapatkan rezeki. Juga agar orang-orang mendapatkan perlindungan dari hal-hal buruk atau sifat jahat. Selain menampilkan gedawangan, di kelenteng vegetarian itu juga dimainkan sepasang macan dan anaknya. Itu karena tahun ini tahun macan. Dimeriahkan pula penampilan liong dan barongsai.
Berikut foto-foto Tari Gedawangan bidikan wartawan foto Nugroho DS.

Images Lainnya

Nyadran Sendang Putri di Pongangan Gunungpati

Minggu, 29 Januari 2023 | 20:26 WIB

Menjaga Toleransi lewat Nyadran Perdamaian

Jumat, 27 Januari 2023 | 22:41 WIB

Mencari Kesempatan di Semarang Job Fair

Selasa, 24 Januari 2023 | 20:06 WIB

Cerita Kotalama Semarang yang Terus Berbenah

Senin, 23 Januari 2023 | 23:08 WIB

Menikmati Liburan Imlek di Sam Poo Kong

Senin, 23 Januari 2023 | 18:09 WIB

Kirab Budaya Dasa Warsa Desa Wisata Kandri

Senin, 23 Januari 2023 | 18:02 WIB

Kembangkan Kampung dengan Kebun Hidroponik

Kamis, 19 Januari 2023 | 22:41 WIB

Back Home, Penyampaian Seniman untuk Kembali

Senin, 16 Januari 2023 | 22:23 WIB

Melihat Pengolahan Limbah B3 Menjadi Emas

Senin, 16 Januari 2023 | 22:02 WIB

Meramaikan Kembali Pasar Johar

Minggu, 15 Januari 2023 | 18:51 WIB

Gotong Royong Membersihkan Kelenteng

Jumat, 13 Januari 2023 | 20:32 WIB

Berkah Imlek bagi Perajin Barongsai

Kamis, 12 Januari 2023 | 21:28 WIB
X