Jalan Kaki Tegal-Kertanegara, Rahman Diminta Masak Mie Ayam untuk Prabowo

Achmad Rifki
- Kamis, 20 Desember 2018 | 22:51 WIB
foto: suaramerdeka.com
foto: suaramerdeka.com

JAKARTA, suaramerdeka.com - Masih beralaskan sandal jepit, Rahman (45) akhirnya tiba di kediaman calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara kawasan Kebayoran Baru Jakarta. Menempuh tidak kurang 300 km, Rahman yang berjalan kaki dari tempat tinggalnya di Tegal, Jawa Tengah. 

Perjuangan Rahman tidak mudah, dia bahkan tidak mengetahui persis alamat rumah Prabowo. Awalnya Rahman hanya mengetahui rumah mantan Danjen Kopassus itu di Bogor. Memang Prabowo juga memiliki rumah di Hambalang, Bogor. Gagal menemukan rumah Prabowo di Bogor, Rahman melanjutkan jalan kaki ke Merak, Banten, lalu kembali ke Jakarta.

"Saya berangkat berangkat dari Tegal sejak 2 Juli 2018. Baru sampai Jakarta hari ini karena lamanya saya mencari alamat Bapak Prabowo di Bogor. Saya tanya, gak ada yang tahu," kata Rahman.

Beruntung, Rahman akhirnya tiba di rumah Prabowo di Kertanegara. Tidak hanya itu, dia juga ditemui langsung Prabowo. Mengenakan jaket hijau, peci biru, membawa tas ransel, dan dua buah poster dukungan, Rahman ditemui Prabowo. Mereka lantas berbincang santai di kantor Badan Pemenangan Nasional (BPN) yang berada tepat di sebelah rumah Prabowo. Tangan kanan Rahman masih sempat memegang sebilah bambu dengan bendera merah putih terikat di ujungnya. 

Rahman mengaku aksi jalan kaki Tegal-Jakarta yang ia lakukan adalah bukti kecintaan dan dukungannya kepada Prabowo-Sandi. Karena itu, aksi jalan kaki ini mendapatkan dukungan dari keluarga.

"Alhamdulillah dari keluarga  mendorong, memberikan semangat agar saya bisa ketemu Bapak Prabowo bersama Pak Sandiaga Uno," kata Rahman.

Pria yang dulunya berprofesi sebagai anak buah kapal (ABK) ini mengucapkan syukur telah berhasil menemukan rumah Prabowo. Sore ini, Prabowo pun menerima kedatangan Rahman. 

Saat bertemu Prabowo, Rahman menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan dari rakyat, khususnya rakyat tegal. Di antaranya tentang mahalnya harga sembako, ketidakstabilan harga pangan, harga pupuk mahal, hingga kebijakan impor beras dan gula serta pupuk dari luar negeri yang dilakukan pemerintahan Jokowi.

"Intinya permohonan dari warga Tegal, setelah Pak Prabowo jadi presiden bisa mensejahterahkan rakyat.Intinya perekonomian, harga pupuk bisa stabil dan petani bisa sejahtera. Kalau seperti sekarang ini banyakan pada menjerit," kata Rahman.

Halaman:

Editor: Achmad Rifki

Terkini

Puisi Rock - Sesal yang Terlepas (Tanpa Kopi)

Senin, 24 Januari 2022 | 19:04 WIB

Puisi Rock - Satu Tujuan

Minggu, 23 Januari 2022 | 08:55 WIB

Puisi Rock - Jawaban Nanti

Sabtu, 22 Januari 2022 | 10:40 WIB

Puisi Rock - Selalu Berbeda

Jumat, 21 Januari 2022 | 08:07 WIB

Puisi Rock - Demikian Adanya

Kamis, 20 Januari 2022 | 09:34 WIB

Puisi Rock - Dan Kemudian

Rabu, 19 Januari 2022 | 07:48 WIB

Puisi Rock - Selanjutnya Bagaimana?

Selasa, 18 Januari 2022 | 10:04 WIB

Puisi Rock - Tinggalkan (Tanpa Memeras Gumpalan)

Senin, 17 Januari 2022 | 09:38 WIB

Puisi Rock - Bayangan Menginjak

Minggu, 16 Januari 2022 | 23:56 WIB

Puisi Rock - Sinar Merayakan 2

Minggu, 16 Januari 2022 | 09:15 WIB

Puisi Rock - Sinar Merayakan

Sabtu, 15 Januari 2022 | 08:20 WIB

Puisi Rock - Sekeras Batu

Jumat, 14 Januari 2022 | 10:08 WIB

Puisi Rock - Meski Berakhir Berai

Kamis, 13 Januari 2022 | 15:39 WIB

Puisi Rock - Gumpalan Kekanakan

Rabu, 12 Januari 2022 | 07:48 WIB

Puisi Rock - Mengeja Rasa

Selasa, 11 Januari 2022 | 23:53 WIB

Puisi Rock - Nikmati Saja

Selasa, 11 Januari 2022 | 08:55 WIB

Puisi Rock - Pesan Kepada yang Tersesat

Senin, 10 Januari 2022 | 09:01 WIB
X