Muria Blues Festival 2022, Kiai, Polisi dan Pengusaha Tampil Sepanggung

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 07:56 WIB
Kegiatan Muria Blues Festival 2022. (suaramerdeka.com/Prayitno)
Kegiatan Muria Blues Festival 2022. (suaramerdeka.com/Prayitno)

KUDUS, suaramerdeka.com - Komunitas musik blues, dibanding genre musik popular, boleh dibilang langka.

Tak banyak musisi yang tertarik nge-blues.

Tetapi juga peminat atau penontonnya, tidak perah berjubel.

Namun, dari predikat yang serba sedikit tersebut, menjadi sesuatu yang istimewa dalam perhelatan Muria Blues Festival 2022 yang dilangsungkan di Sidji Coffee, Bae, Kudus, belum lama ini.

Baca Juga: Alhamdulillah, Tanpa Set Top Box Bisa Menyaksikan Siaran TV Digital, Meski TV Analog belum Support TV Digital

Sedikit yang merontokkan ketersedikitan.

“Musik jazz itu, gripnya banyak dan sulit, penontonnya satu atau dua orang. Kalau blues gripnya sedikit, penontonnya tidak banyak,” kelakar Valerie Yudistira Pramudya (33), inisiator Muria Blues Festival 2022.

Tetapi, menurut pemilik Sidji Coffee Kudus itu, musik blues mampu mempertemukan kalangan muda khususnya dalam saling mengisi.

“Tak hanya untuk urusan musik saja, namun juga di pelbagai bidang lain, komunitas musik blues menjalin kerja sama yang harmonis,” tutur Valerie, yang juga Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kudus.

Baca Juga: Senang Banget, Bisa Menyaksikan Siaran TV Digital pada TV Analog, Sudah Support TV Digital, Tanpa Set Top Box

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X