Kisah Sejarah; Lambada, Sempat Tersandung Plagiatisme

- Senin, 28 November 2022 | 21:59 WIB
Kaoma dalam lagu Lambada (foto: youtube)
Kaoma dalam lagu Lambada (foto: youtube)

LAGU "Lambada" merupakan lagu pengiring tarian yang cukup terkenal di tahun 1989 (di Indonesia tahun 1990) dan dibawakan grup Perancis-Brazil, Kaoma.

Lewat vokal penyanyi asal Brazil, Loalwa Braz, menjadi lagu ini mampu meraup penjualan 1,8 juta copy di Perancis dan 4 juta copy di Eropa.

Bahkan untuk seluruh dunia, singel yang kemudian dalam debut album Kaoma, Worldbeat (1989) ini berhasil terjual 5 juta copy.

Baca Juga: Gercep! WhatsApp Nomor Ini, Kalau Ingin Mendapatkan Set Top Box Gratis, Tidak Kebagian Nyesel Tanggung Sendiri

Kisah Sejarah mencatat, bahwa lagu "Lambada" sempat tersandung kasus plagiatisme.

Karena lagu berbahasa Portugis ini merupakan perpaduan lirik daur ulang dari lagu "Chorando Se Foi" yang dibawakan Marcia Ferreira di tahun 1986, dan lagu "Llorando Se Fue" yang dibawakan Cuarteto Cintinental.

Sementara lagu "Llorando Se Fue" merupakan milik Los Kjarkas.

Akibatnya, Kaoma sempat digugat akan kasus ini Los Kjarkas dan akhirnya berhasil dimenangkan Kjarkas di pengadilan.

Baca Juga: Stop Beli Set Top Box Dulu, Cek Apakah Televisi Sudah Disupport Digital atau Sebaliknya? Begini Caranya

Meski sempat diributkan sebagai lagu yang tersandung kasus plagiat, akan tetapi di Indonesia, musik lagu "Lambada" seakan menjadi viral di tahun 1990.

Bahkan kasus plagiatisme yang menimpa Kaoma, seolah tidak terberitakan oleh media hiburan di tanah air.

Sampai pendangdut Herlina Effendi dan Meri Meriem pun sempat terpengaruh dengan lagu tersebut.

Baca Juga: Pria Ini Bisa Menonton Siaran TV Digital Melalui Televisi Tabung Tanpa Set Top Box, Begini Caranya

Bahkan sirine pedagang makanan keliling di kampung pun menggunakan lagu "Lambada" untuk memikat pembeli.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X