Review Sri Asih, Angkat Standar Kualitas Film Super Hero Indonesia ke Level Berikutnya!

- Sabtu, 19 November 2022 | 18:31 WIB
cuplikan film Sri Asih (imdb)
cuplikan film Sri Asih (imdb)

SUARAMERDEKA.COM - Catatkan torehan luar biasa, film superhero perempuan pertama Indonesia, “Sri Asih” yang resmi tayang Kamis, 17 November 2022 menuai decak kagum dari para penonton.

Melalui media sosial penonton film “Sri Asih” berkomentar positif dan mengapresiasi film garapan Sutradara Upi itu.

Penonton berpendapat Film ini unggul dalam sejumlah aspek daripada film pertama Jagat Sinema Bumilangit (Bumilangit Cinematic Universe) sebelumnya, Gundala yang dirilis 2019 lalu.

Baca Juga: Jennie BLACKPINK Tampil Seksi jadi Sampul Majalah ELLE Bareng Lily-Rose Depp, Bakal Bintangi Serial di HBO

Film ini memiliki efek CGI yang paling memukau di antara film superhero Indonesia lainnya. Elemen visual itu menjadi salah satu aspek yang paling ramai dipuji.

Tak sedikit penonton yang memberi pujian tinggi atas pencapaian Upi lewat Sri Asih. Sebagian besar merasa bangga hingga meninggalkan penilaian tersendiri setelah menonton.

Bila bisa disimpulkan mengenai review Sri Asih, sangat terlihat bila Upi dan Joko Anwar jelas memaksimalkan waktu mereka dalam penggarapan film ini.

Baca Juga: Rekomendasi 18 Drama Korea Tentang Perselingkuhan, Siap-Siap Emosi Lahir Batin

Secara keseluruhan, apa yang ditampilkan Sri Asih merupakan peningkatan pesat dari Gundala.

Apa yang terasa kurang dari Gundala benar-benar diperbaiki di Sri Asih Sri Asih berhasil memasang standar baru bagi Jagat Sinema Bumilangit, bahkan bagi dunia film superhero Indonesia.

Tidak ada lagi keraguan tentang industri perfilman Indonesia dalam penggarapan film superhero. Sri Asih dapat membuat penonton semakin optimis dengan masa depan Jagat Sinema Bumilangit

Baca Juga: Hore!!! UMP 2023 Naik 10 Persen, 3 Provinsi ini Sudah Umumkan, Cek Kotamu?

Sri Asih merupakan film superhero terbaru dari Jagat Sinema Bumilangit yang berkisah tentang superhero wanita pertama di Indonesia. Film ini juga menjadi rilisan kedua dari semesta Bumilangit setelah Gundala (2019).

Upi Avianto yang didapuk sebagai sutradara film ini, dengan naskah yang ditulis bersama Joko Anwar.

Ia sebelumnya dikenal lewat film Serigala Terakhir (2009), Belenggu (2012), hingga My Stupid Boss (2016).

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X