Kerugian Capai 7M, CEO Promotor Konser K-Pop We All Are One Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penipuan

- Sabtu, 19 November 2022 | 14:41 WIB
CEO PT Coution Live Indonesia Park Jai Hyun dilaporkan ke polisi terkait dugaan penipuan. (Twitter/redangelkorea)
CEO PT Coution Live Indonesia Park Jai Hyun dilaporkan ke polisi terkait dugaan penipuan. (Twitter/redangelkorea)

SUARAMERDEKA.COM - CEO promotor Konser K-Pop bertajuk We All Are One, Park Jai Hyun dilaporkan ke polisi terkait dugaan penipuan dengan membawa kabur uang hasil penjualan tiket.

Konser K-Pop We All Are One merupakan salah satu konser yang paling dinantikan karena menjanjikan deretan idola K-Pop ternama untuk menjadi pengisi acara.

Konser itu seharusnya digelar selama 3 hari, pada 10 sampai 12 November 2022 di Stadion Madya, Jakarta.

Namun, seminggu sebelum acara tiba-tiba PT Coution Live Indonesia menundanya hingga Januari 2023.

Baca Juga: Begini Reaksi VJ Daniel Mananta Dikabarkan Mualaf: Islam Itu Sesuatu yang...

Pihak vendor, PT Musik Asia mencurigai adanya permainan berkedok konser ini.

CEO PT Coution Live Indonesia, Park Jai Hyun atau Diterktur Park dianggap melakukan penipuan dan tidak bertanggung jawab menyelesaikan masalah.

Hal ini diungkap oleh pihak vendor yang menilai adanya hal-hal tidak beres yang dialami selama bekerja dengan pihak promotor.

Dilansir dari detikHot, Rizky Triadi selaku direktur dari PT Visi Musik Asia menjelaskan sejumlah kekacauan yang menyebabkan pihaknya mengalami kerugian.

Baca Juga: Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Di Depan Umum, Itu Sangat Penting. Apalagi Bila Kalian Harus Tampil, Go.. Go...

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X