Permohonan Penagguhan Penahanan Nikita Mirzani Ditolak JPU, Ini Alasannya

- Senin, 31 Oktober 2022 | 06:45 WIB
Nikita Mirzani resmi ditahan Kejaksaan Negeri Serang selama 20 hari. (Twitter@mamacan259998072)
Nikita Mirzani resmi ditahan Kejaksaan Negeri Serang selama 20 hari. (Twitter@mamacan259998072)

SUARAMERDEKA.COM - Pengacara Nikita Mirzani, Fachmi Bahmid Rabu 26 Oktober 2022 telah memberikan surat permohonan penangguhan penahanan dan telah disampaikan ke Kejari Serang.

Sayang, permohonan penangguhan penahanan Nikita Mirzani ditolak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Serang.

Kepala Kejari Serang, Freddy D Simanjuntak juga memaparkan bahwa penolakan permohonan penahanan Nikita Mirzani didasari berbagai pertimbangan.

Baca Juga: Hasil Liga Italia: AC Milan Takluk 1-2 di Kandang Torino

Salah satunya adalah kasus tersebut telah sampai penyerahan di tahap II.

"Tahap penyidikan sampai Tahap II. Maka itu juga menjadi salah satu alasan bagi JPU, sehingga penangguhan penahanan tidak dikabulkan oleh JPU," ujar Freddy dikutip dari PMJ News.

Alasan lain menurut Freddy, JPU khawatir jika nanti Nikita Mirzani melarikan diri dan mengulangi perbuatannya tersebut, serta dasar yang digunakan yaitu Pasal 21 ayat 1 KUHP.

Baca Juga: Hasil Liga Spanyol: Real Madrid Ditahan Imbang Girona 1-1

"Alasan lainnya sesuai pasal subyektif, melarikan diri atau mengulangi perbuatannya," ujarnya.

Kuasa hukum Nikita Mirzani juga memberikan bantahan juga terhadap upaya Nikita Mirzani untuk melarikan diri.

Bahkan juga ia rela menjadi jaminan perihal Nikita Mirzani melarikan diri.

Baca Juga: Tragedi Halloween di Itaewon, Joe Biden Turut Berbelasungkawa

Fachmi Bahmid mengungkapkan, permohonan penangguhan penahanan terhadap Nikita Mirzani tersebut merupakan hak sseseorang yang ditahan.

"Sebagaimana proses hukum bahwa setiap ada yang ditahan kami harus mengajukan permohonan penangguhan penahanan dan sudah kami sampaikan dengan Kajari dan ketemu dengan Kasi Pidum," ungkap Fachmi.

Fachmi menambahkan, permohonan tersebut merupakan hak seseorang yang ditahan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X