Pertunjukan Rasa Raden Kokoh Noegroho di Jakarta

- Kamis, 29 September 2022 | 20:35 WIB
Perupa, Raden Kokoh Noegroho, bersama karyanya di pameran pameran tunggal bertajuk ''Solilokui'' di Galeri Nasional, Jl. Medan Merdeka Timur No.14, pada 25 September-9 Oktober. (SM/Aristya Kusuma Verdana)
Perupa, Raden Kokoh Noegroho, bersama karyanya di pameran pameran tunggal bertajuk ''Solilokui'' di Galeri Nasional, Jl. Medan Merdeka Timur No.14, pada 25 September-9 Oktober. (SM/Aristya Kusuma Verdana)

 

JAKARTA,suaramerdeka.com - Perupa Semarang kelahiran 1976, Raden Kokoh Noegroho, menggelar pameran tunggal bertajuk ''Solilokui'' di Galeri Nasional, Jl. Medan Merdeka Timur No.14, pada 25 September-9 Oktober.

Memasuki Gedung A, yang digunakan pamerannya, seperti memasuki ruang pertunjukan rasa. Di mana karya-karya yang ditampilkan adalah pengolahan rasa yang begitu mendalam.

''Rasa ketika sedih itu sama. Jatuh cinta di Indonesia dan Amerika itu sama rasanya. Tapi jika itu adalah pikiran, ideologi, setiap daerah bisa berbeda-beda,'' kata Kokoh.

Melalui rasa, Kokoh juga mengkritisi dunia seni rupa yang hari ini terlena dengan konsep optik.

Visual kekinian hanya berhenti di batas keindahan visual saja.

Baca Juga: DP2K Dorong Revitalisasi Hotel Dibya Puri Kota Semarang

''Dari situ, saya dan kurator sepakat mengambil kekuatan rasa sebagai panggung besar,'' terangnya.

Karya yang dipamerkan diprogram untuk mengingatkan bawa seni bukan hanya tataran optikal saja.

Di dalamnya ada kekuatan rasa. Dan rasa adalah bahasa pengantar visual. Temanya berkait yang terjadi di sekitar kehidupan perupanya, lokal maupun global.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puisi Rock - 'Kaleng' Itu 4

Senin, 28 November 2022 | 21:40 WIB

Puisi Rock - Buku Itu

Minggu, 27 November 2022 | 21:40 WIB

Puisi Rock - 'Kaleng' Itu 3

Sabtu, 26 November 2022 | 10:53 WIB

Puisi Rock - Suasana Berbeda

Jumat, 25 November 2022 | 21:56 WIB

Puisi Rock - 'Kaleng' Itu 2

Kamis, 24 November 2022 | 21:59 WIB

Puisi Rock - 'Kaleng' Itu

Rabu, 23 November 2022 | 22:55 WIB

Puisi Rock - Tirai yang Terlampau Tinggi

Selasa, 22 November 2022 | 09:27 WIB

Puisi Rock - Mereka yang Berkawan Waktu

Senin, 21 November 2022 | 09:20 WIB

Puisi Rock - Membaca Cerita

Minggu, 20 November 2022 | 21:43 WIB

Puisi Rock - Anyaman Tak Terhenti

Sabtu, 19 November 2022 | 21:51 WIB

Puisi Rock - Tak Pernah Sunyi

Jumat, 18 November 2022 | 21:57 WIB

Puisi Rock - Di Balik Dinding Beku

Kamis, 17 November 2022 | 21:55 WIB

Puisi Rock - Ronta Sang Benalu

Rabu, 16 November 2022 | 21:35 WIB

Puisi Rock - Melayang Tanpa Bentang

Selasa, 15 November 2022 | 21:40 WIB

Puisi Rock - Bukit yang Dapat Diraih

Senin, 14 November 2022 | 21:52 WIB
X