Nostalgia Rekaman Fisik, Kaset Lisensi, Lebih Resmi dan Asli

- Rabu, 28 September 2022 | 16:15 WIB
Ilustrasi kaset lisensi. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)
Ilustrasi kaset lisensi. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)

BAGI para pecinta musik manca di tahun 1980-an, pasti sempat terkejut ketika kaset-kaset manca ditarik dari peredaran pada bulan Juni 1988.

Bisa dipastikan, sudah tidak bisa lagi belanja kaset manca yang saat itu terakhir seharga Rp 2.500,-/kaset.

Mengapa kaset-kaset manca tersebut ditarik dari peredaran?

Berawal ketika penyanyi rock, Bob Geldof yang sempat kecewa dan protes mengetahui konser Live Aid (1985) direkam oleh label rekaman kaset manca di Indonesia secara illegal.

Baca Juga: Bersyukurlah 4 Zodiak Ini, Mendapat Silaturahmi Rezeki dan Cuan, Jumlah Tak Terhitung

Akibatnya kaset-kaset pop manca sebelum tahun 1988 yang dianggap sebagai produk bajakan, karena tidak memiliki izin dari penyanyi/musisi manca, harus ditarik dari peredaran.

Rencana penarikan kembali kaset-kaset manca dari peredaran saat itu telah diumumkan sejak bulan April 1988.

Karuan saja, toko-toko kaset di seluruh Indonesia diserbu para penikmat musik manca.

Dalam sekejap, kaset-kaset pop manca yang dianggap produk bajakan pun ludes bak kacang goreng.

Baca Juga: Dicintai Dewi Fortuna, 5 Zodiak Dihantam Rezeki dan Cuan Segede Tsunami, Jangan Lupa Traktir Teman teman Ya

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Sejarah; Lambada, Sempat Tersandung Plagiatisme

Senin, 28 November 2022 | 21:59 WIB
X