Jarang Diketahui, Ternyata Ini Adalah Makna Tradisi Tedhak Siten dalam Masyarakat Jawa

- Senin, 26 September 2022 | 11:48 WIB
Aurel dan Atta dalam acara 7 bulanan Tedhak Siten (Tangkapan layar youtube AH)
Aurel dan Atta dalam acara 7 bulanan Tedhak Siten (Tangkapan layar youtube AH)

Suaramerdeka.com - Masyarakat Jawa tentunya tidak asing lagi dengan tradisi tedhak siten.

Dalam artikel ini, akan dijabarkan makna tradisi tedhak siten dalam masyarakat Jawa.

Dilansir dari laman resmi Rumah Belajar Kemendikbud, tedhak siten adalah upacara daur hidup yang dilakukan masyarakat Jawa.

Baca Juga: Tak Cuma Foto dan Video, Pasang Status Whatsapp Juga Bisa Pakai Voice Note

Tujuan dari tedhak siten untuk memperingati seorang anak (bayi) yang telah berusia sekitar tujuh lapan (sekitar delapan bulan).

Berdasarkan istilahnya, tedhak siten berasal dari kata tedhak yang artinya turun dan siti yang artinya tanah.

Maka dari itu, upacara tedhak siten sering disebut upacara turun tanah bagi sebagian masyarakat Indonesia.

Baca Juga: 11 Pohon Penjaga Manusia yang Justru Sukarela Dijaga Maklum Gaib

Berdasarkan kepercayaan masyarakat Jawa, upacara ini dimaksudkan sebagai simbol bagi si bayi dalam bersiap-siap menjalani hidup melalui tuntutan orang tua.

Tentunya, upacara tedhak siten digelar agar nantinya si bayi bakal tumbuh menjadi anak yang mandiri dan berbakti.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puisi Rock - Nyanyian Sumbang Rama Rama

Rabu, 30 November 2022 | 22:02 WIB

Puisi Rock - Rock Menggetarkan

Selasa, 29 November 2022 | 21:40 WIB

Puisi Rock - 'Kaleng' Itu 4

Senin, 28 November 2022 | 21:40 WIB

Puisi Rock - Buku Itu

Minggu, 27 November 2022 | 21:40 WIB

Puisi Rock - 'Kaleng' Itu 3

Sabtu, 26 November 2022 | 10:53 WIB

Puisi Rock - Suasana Berbeda

Jumat, 25 November 2022 | 21:56 WIB

Puisi Rock - 'Kaleng' Itu 2

Kamis, 24 November 2022 | 21:59 WIB

Puisi Rock - 'Kaleng' Itu

Rabu, 23 November 2022 | 22:55 WIB

Puisi Rock - Tirai yang Terlampau Tinggi

Selasa, 22 November 2022 | 09:27 WIB

Puisi Rock - Mereka yang Berkawan Waktu

Senin, 21 November 2022 | 09:20 WIB

Puisi Rock - Membaca Cerita

Minggu, 20 November 2022 | 21:43 WIB

Puisi Rock - Anyaman Tak Terhenti

Sabtu, 19 November 2022 | 21:51 WIB

Puisi Rock - Tak Pernah Sunyi

Jumat, 18 November 2022 | 21:57 WIB

Puisi Rock - Di Balik Dinding Beku

Kamis, 17 November 2022 | 21:55 WIB

Puisi Rock - Ronta Sang Benalu

Rabu, 16 November 2022 | 21:35 WIB
X