Keberanian Pay dalam Bersolo Karir

- Rabu, 14 Juli 2021 | 08:15 WIB
Pay album Bungaku Hilang. (foto: istimewa) (Nugroho Wahyu Utomo)
Pay album Bungaku Hilang. (foto: istimewa) (Nugroho Wahyu Utomo)

Judul Album: Bungaku Hilang

Artis: Pay

Produksi: Blackboard Indonesia/1997

SEBAGAI gitaris, Pay tidak cuma mengandalkan sebagai gitaris Slank.

Namun justru Pay mengasah pengalaman bermusik dengan menjadi musisi session player untuk grup atau solo album penyanyi lainnya.

Pay tercatat pernah menjadi gitaris di solo album Nike Ardila, Deddy Dores, hingga Andy Liani.

Baca Juga: Bakat Dahsyat Seorang Gitaris Remaja

Pengalaman menjadi gitaris Slank dan session player itulah yang membawa Pay berani merilis solo albumnya.

Solo album Bungaku Hilang dirilis setelah Pay meninggalkan Slank.

Keberanian Pay merilis solo album, sekaligus mengisi kekosongan solo album gitaris di Indonesia yang terbilang sangat langka.

Baca Juga: Tembang Nostalgia - Mata Dewa, Ketika Iwan Fals Dipoles Lebih Rocker

Berikut review album Bungaku Hilang nya Pay.

Bungaku Hilang: denting piano elektrik membuka lagu ini, termasuk mengiringi vokal Pay di bagian verse dan reffrain.

Selanjutnya musik berirama contra bit mengiringi vokal Pay di bagian verse dan reffrain.

Hati Berbicara: petikan gitar rhytm membuka lagu ini.

Vokal Pay langsung mengisi bagian verse berlatar sound kibor.

Namun saat masuk bagian reffrain, berlatar musik berbirama 4/4 slow tempo.

Menjelang lagu berakhir, Pay masih mengisi sound drive-drive gitarnya.

Mengalir: lagu ini menyajikan tarikan vokal Pay yang berlatar musik slow bit funk.

Sementara permanan gitar Pay terdengar bluessy.

Berbisik: pada lagu ini Pay memadukan unsur musik industrial yang mengandalkan sampling dengan hingar bingar sound rif-rif gitarnya.

Liriknya terasa minim, hingga lagu ini terkesan mirip instrumentalia.

Angel P: dibuka dengan denting piano elektrik sepanjang 2 bar.

Vokal Pay masuk bagian verse beriring denting piano elektrik dan kibor.

Begitu pula di bagian reffrain, masih beriring denting piano elektrik dan kibor.

Apakah Ku Tersesat: pada lagu ini Pay menyajikan pola musik white reggae yang di tahun 1980an pernah dimainkan The Police.

Hentakan musik white reggae ini mencoba mengingatkan musik lagu "Walking on the Moon" nya The Police di album Regatta de Blanc (1979).

Bagian reffrain lagu ini, Pay juga menyodorkan falsetto dalam vokalnya.

 

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

Pemuda, Karya Chaseiro yang Tidak Banyak Diketahui

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 08:15 WIB

Coldplay Akan SuguhkanTur Dunia Ramah Lingkungan

Jumat, 15 Oktober 2021 | 15:42 WIB

Adele Curhat Lewat Lagu Barunya, Easy on Me

Jumat, 15 Oktober 2021 | 15:37 WIB

Cool dan Calm Ala Coldplay di Debut Album Mereka

Rabu, 13 Oktober 2021 | 20:33 WIB

Penjelajahan Coldplay di Zona Asia

Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Begini Cara Coldplay Mempromosikan Album Baru

Selasa, 12 Oktober 2021 | 06:55 WIB

Coldplay Nekat 'Ganti Baju' Tanpa Ditinggalkan Fans

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 08:15 WIB
X