God Bless (4), Bertahan Meski Jarang Merilis Album

- Minggu, 27 Juni 2021 | 08:15 WIB
God Bless. (foto: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)
God Bless. (foto: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)

Album ini cukup sukses di pasaran yang mengandalkan hits "Kehidupan", "Semut Hitam", dan "Rumah Kita".

Sukses album Semut Hitam ini berlanjut dengan rangkaian show mereka ke berbagai daerah bersama grup El Pamas dan Power Metal di tahun 1988.

Album Semut Hitam ini menjadi album terakhir Ian Antono di God Bless, selanjutnya dia mendirikan Bengkel Musik Gong dan grup Gong 2000 di awal 1990-an.

Posisi Ian digantikan oleh Eet Syahranie yang sebelumnya sempat memperkuat grup Superdigi nya Fariz RM, dan Sony Subowo.

Hadirnya Eet di God Bless beri warna baru dalam gaya musiknya, sehingga tampilan musik God Bless lebih fresh dari sebelumnya.

Terutama permainan gitar Eet yang memainkan taping khas Eddie Van Halen, termasuk pengaruh lain dari gaya permainan gitar Angus Young (gitaris grup AC/DC).

Bersama Eet, God Bless sempat merekam album Raksasa di tahun 1989 yang juga meraup sukses.

Pada album ini, Yockie Suryoprayogo yang biasanya mendominasi lewat permainan kibornya, seakan memberi kesempatan kepada Eet untuk lebih banyak mengisi part-part gitarnya.

Sehingga gaya musik God Bless pada album Raksasa lebih banyak didominasi permainan gitar Eet yang gahar.

Sukses album Raksasa, berlanjut dengan tour Raksasa di berbagai daerah di tahun 1989 dan 1990.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lirik Lagu dan Makna Hingga Tua Bersama Rizky Febian

Senin, 26 September 2022 | 17:27 WIB
X