Ketika Ungu Masih Menjelajah Wilayah Musik Rock

- Rabu, 16 Juni 2021 | 08:15 WIB
Ungu album Laguku. (foto: istimewa) (Nugroho Wahyu Utomo)
Ungu album Laguku. (foto: istimewa) (Nugroho Wahyu Utomo)

Judul Album: Laguku
Artis: Ungu
Produksi: Hemaswara-Musica Studio/2002

MUNGKIN banyak yang tidak mengetahui jika grup Ungu pada awalnya adalah memainkan musik rock.

Meski berdiri sejak 1996, namun Ungu dalam memasuki dunia rekaman nyaris seiring dengan Peterpan.

Walau mereka beda konsep dalam bermusik di awal karirnya.

Baca Juga: Tembang Nostalgia - Lebih Baik Sakit Gigi, Pantas dengan Karakter Lagu-lagu Meggy Z

Tetapi baik Ungu maupun Peterpan, sama-sama grup yang mengawali dunia rekaman dari singel di album kompilasi.

Pada debut albumnya ini, Ungu idak tanggung-tanggung saat menjelajah wilayah musik rock, Ungu memasukkan pengaruh The Who, The Police, Mr Big, Creed, sampai model hip metal segala.

Pada debut album yang memasang judul: Laguku, formasi Ungu masih digawangi: Pasha (vokal), Ekky (gitar), Enda (gitar), Rowman (drum), Makki (bas), dan Gatz (kibor).

Baca Juga: Aktivis Sosial: Anji Tengah Mencari 'Alternatif' Obat Covid-19

Selanjutnya Ekky dan Gatz mengundurkan diri, yang kemudian berlanjut Ungu merekut Onci dari grup Funk Kopral.

Formasi inilah yang bertahan hingga kini.

Ingin mengetahui bagaimana gambaran gaya musik Ungu ketika masih bermain di wilayah musik rock? Silahkan simak review di bawah ini:

Bayang Semu: dibuka dengan sound kibor dari Gatz yang mengingatkan pada intro lagu "Baba o'Reli" nya The Who.

Rowman langsung menghentak dalam permainan birama 4/4 up tempo, dan musik ini yang mengiringi vokal Pasha dari bagian verse dan reffrain.

Pengaruh The Police terasa di bagian reffrain termasuk bagian jeda lagu ini, mencoba mengajak penikmat musik ke musik new wave era 80-an.

Bagian jeda lagu ini juga diisi permainan gitar dari Ekky, pendiri grup yang kemudian memilih mundur dari Ungu.

Jika Itu Yang Terbaik: sound kibor membuka lagu ini beriring sound sampling yang menyajikan musik berirama contra bit, menyusul sound rif-rif gitar dari Ekky.

Saat Rowman mulai memainkan fil in drum dan irama slow bit funk, vokal Pasha masuk bagian verse.

Setelah Pasha menyelesaikan bagian verse pertama, Gatz mengisi dengan sound kibornya, dan vokal Pasha masuk lagi di bagian verse ke-2.

Vokal latar cewek mengisi lead di bagian reffrain berselingan dengan vokal Pasha. Bagian jeda lagu ini diisi dengan permainan pedal wah wah dari Ekky.

Selanjutnya vokal Pasha masuk bagian bridge dalam nada tinggi, dan disusul masuk bagian reffrain, hingga vokal Pasha masuk bagian bridge lagi.

Bebas: hentakan musik funk bit mid tempo membuka lagu ini beriring kocokan gitar dari Ekky, menyusul dentaman bas Maki, dan selanjutnya vokal Pasha masuk bagian verse beriring hentakan musik funk bit mid tempo.

Saat masuk bagian reffrain, Ekky mulai memainkan drivenya berlatar sound kibor dari Gatz.

Lagu ini ditutup dengan unision antara permainan gitar Ekky dan dentaman bas Maki.

Embun Hati: genjrengan gitar Ekky membuka lagu ini, menyusul permainan drum yang variatif dari Rowman dan sound string yang dihasilkan dari permainan kibor Gatz.

Vokal Pasha masuk beriring bit-bit variatif dan sound string, namun saat masuk bagian reffrain beriring musik slow bit funk.

Terang: petikan gitar rhytm dari Enda membuka lagu ini berlatar permainan hit hat dari Rowman membuka lagu ini, menyusul dentaman bas dari Makki, dan selanjutnya vokal Pasha beriring musik berbirama 4/4 up tempo, termasuk di bagian reffrain.

Pada bagian reffrain, Ekky menyisipkan sound-sound rif-rif gitarnya. Menyimak musik lagu ini, mencoba mengingatkan pada musik lagu "Power Rangers" nya Mr Big.

Sepi Gelisah: rif-rif gitar Ekky membuka lagu ini beriring hentakan musik slow bit funk, mencoba mengingatkan pada intro lagu "My Sacrifice"nya Creed.

Vokal Pasha masuk bagian verse beriring rif-rif gitar dan hentakan musik slow bit funk.

Bagian reffrain lagu ini disisipkan rap dalam gaya hip metal.

Ungu sepertinya berkompromi dengan pasar dengan memasukkan unsur hip metal, meski sebatas vokal rap.

Jangan Siakan: denting piano elektrik Gatz membuka lagu ini sepanjang empat bar. Kemudian vokal Pasha masuk bagian verse beriring hentakan musik slow bit funk.

Bagian verse kedua, menampilkan vokal Pasha dalam nada-nada yang lebih tinggi dan berlatar sound-sound rif-rif gitar Ekky.

Maafkanlah: petikan gitar Enda membuka lagu sepanjang empat bar berlatar sound violin, kemudian menyusul hentakan drum Rowman dalam birama 6/8 bertempo lambat.

Pola musik ini yang mengiringi vokal Pasha di bagian verse.

Saat masuk bagian reffrain, hentakan drum Rowman mulai berubah menjadi berbirama 3/4.

Sirna: kocokan gitar Enda membuka lagu ini beriring sound sequenzer yang menyajikan irama funk bit mid tempo.

Selanjutnya menyusul dentaman bas dari Makki, maka masuklah hentakan drum Rowman dalam irama funk bit mid tempo yang kemudian mengiringi vokal Pasha.

Setelah melewati bagian verse, Ekky mulai memainkan drive-drive gitarnya.

Tiada Kata: musik berirama slow bit funk membuka lagu ini diisi dengan drive-drive gitar dari Ekky sepanjang empat bar.

Selanjutnya vokal Pasha masuk bagian verse beriring musik berirama slow bit funk. Begitu pula di bagian reffrain juga beriring musik slow bit funk.

Kisah: kocokan gitar Ekky membuka lagu ini berselingan dengan hentakan drum Rowman, kemudian vokal Pasha masuk bagian verse beriring musik berbirama 4/4 up tempo.

Awalnya Pasha mengambil nada-nada rendah di bagian verse, namun selanjutnya dia mengambil nada-nada tinggi.

Bagian reffrain lagu ini masih menyajikan musik berbirama 4/4 up tempo dan berlatar sound kibor dari Gatz.

Laguku: genjrengan gitar akustik dari Enda membuka lagu ini.

Kemudian vokal Pasha masuk bagian verse beriring genjrengan gitar Enda dan berlatar sound string orchestra.

Bagian jeda lagu ini diisi dengan permainan snare drum Rowman yang mengiringi permainan gitar Ekky.

Selanjutnya musik berbirama 4/4 slow tempo mengiringi vokal Pasha di bagian reffrain, termasuk sound string orchestra.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Duran Duran (4), Perpecahan dan Perubahan Gaya Musik

Minggu, 26 September 2021 | 08:15 WIB

Rencana RHCP di 2022, dari Tour hingga Jual Katalog Lagu

Sabtu, 25 September 2021 | 17:09 WIB

Kolaborasi dengan Boyband, Mengapa Tidak?

Sabtu, 25 September 2021 | 08:15 WIB

ITZY Comeback dengan Merilis MV Teaser Terbaru

Sabtu, 25 September 2021 | 07:36 WIB

Michael Stipe Tegaskan Tidak Ada Reuni REM

Rabu, 22 September 2021 | 21:58 WIB

Jung Jaehyun NCT, Menawan dari Visual hingga Vokal

Rabu, 22 September 2021 | 18:50 WIB

Ketika Mick Jagger Berjumpa King of Pop

Rabu, 22 September 2021 | 08:15 WIB
X