Kisah Sejarah; Chrisye (4 - Habis), Menyanyi Sampai Tiada

- Minggu, 26 Juni 2022 | 20:09 WIB
Chrisye saat tampil di konser Dekade tahun 2003. (foto tangkapan layar youtube Reza Haryadi)
Chrisye saat tampil di konser Dekade tahun 2003. (foto tangkapan layar youtube Reza Haryadi)

MINGGU yang lalu telah dikisahkan perjuangan Chrisye sebagai penyanyi solo karir.

Sebelumnya Chrisye terlibat rekaman untuk proyek musik macam Guruh Gipsy (1976), Jurang Pemisah (1977), dan Badai Pasti Berlalu (1977).

Selanjutnya, masih berpartner musik dengan musisi Yockie Suryoprayogo pada kibor, Chrisye yang menyanyi sembari memainkan bas elektrik telah menghasilkan album Sabda Alam (1978), Percik Pesona (1979), Puspa Indah (1980), Pantulan Cita (1981).

Dari 4 album tersebut, album Percik Pesona dan Pantulan Cita dianggap gagal secara komersial alias nggak laku.

Baca Juga: Mujur Pake Banget 7 Zodiak Ini, Akan Beruntung di Hari Minggu, 26 Juni 2022

Penyebabnya musik di dua album itu dianggap melampoi zamannya, sedangkan masyarakat masih terbuai dengan musik pop ala Rinto Harahap atau Ebiet G Ade yang lebih pasaran.

Kasus yang sama juga menimpa album Guruh Gipsy, Jurang Pemisah, juga Badai Pasti Berlalu.

Namun Badai Pasti Berlalu baru melejit angka penjualannya beberapa tahun usai dirilis.

Pada era album Guruh Gipsy hingga Badai Pasti Berlalu, selera musik masyarakat masih terbius dengan gaya musik pop ala Koes Plus.

Baca Juga: Kabar Gembira untuk 6 Zodiak Ini, Bakal Mendapatkan Hal Luar Biasa di Bulan Juli 2022

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagu Ojo Dibandingke Terinspirasi dari Kisah Nyata

Rabu, 17 Agustus 2022 | 22:37 WIB

Kisah Sejarah; Sang Dewi, Cuma Beda Tipis dari Aslinya

Selasa, 16 Agustus 2022 | 23:20 WIB

Kisah Sejarah; Tirai, Debut Sukses Karya Cecep AS

Senin, 15 Agustus 2022 | 21:56 WIB

Loenpia Jazz 2022: Panggung Lintas Genre Musik

Senin, 15 Agustus 2022 | 06:15 WIB
X