BTS dan Budaya Glam dalam Dunia Musik Pop

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 08:15 WIB
Grup BTS. (foto: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)
Grup BTS. (foto: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)

Sementara di belantara musik rock dan heavy metal, budaya glam mencapai puncaknya pada tahun 1990-an.

Pertengahan tahun 1980-an, masih dijumpai band-band rock/heavy metal yang tampil dengan wajah dipoles atau berpenampilan mirip wanita, walau sebenarnya mereka terlihat macho.

Sebut saja grup Twisted Sister, Motley Crue, Bon Jovi, Guns N Roses, Brinty Fox, dan lain-lain.

Sedangkan band-band thrash metal, grunge lebih memilih tampil apa adanya dan terkesan menolak keras gaya glam.

Lihat saja penampilan Metalica, Kreator, Megadeth, Testament, Nirvana, Pearl Jam, toh mereka tampil apa adanya layaknya musisi rock.

Banyak kalangan terutama kalangan relijius yang menilai bahwa maraknya budaya glam adalah akhir dari dunia.

Bahkan kemarakan budaya glam pada masa itu sempat disindir Erros Djarot lewat lagu karyanya yang dibawakan Chrisye di album Sendiri (1985): ...dunia mode semakin menjadi/wanita dandan bagai lelaki/ begitu pula sebaliknya pria/ ohh celaka.

Bagi komposer macam Erros Djarot, budaya glam seolah bagaikan tren atau mode yang terus menggila.

Sebuah lirik satire dari guratan Erros Djarot yang dikenal cukup kritis membaca situasi sosial budaya saat itu.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kai EXO dalam Debut Singel di Tengah Pandemi

Rabu, 1 Desember 2021 | 21:55 WIB

BTS Tampil dengan Megan, Jungkook Jaga Jarak

Selasa, 30 November 2021 | 06:12 WIB

Mengenal TREASURE, Grup Muda YG Entertainment

Senin, 29 November 2021 | 10:01 WIB

Tagar Kai Comeback Tengah Trending, Ini Penyebabnya

Senin, 29 November 2021 | 06:48 WIB
X