BTS dan Budaya Glam dalam Dunia Musik Pop

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 08:15 WIB
Grup BTS. (foto: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)
Grup BTS. (foto: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)

Konon budaya semacam itu disebut budaya glam atau glitter.

Kata glam berasal dari kata glamour, yang artinya serba gemerlap. Sebab umumnya wanita jauh lebih suka tampil gemerlap ketimbang laki-laki.

Lucunya, budaya glam itu sengaja diciptakan musisi di Inggris di akhir 1960-an dan semakin menggila di awal 1970-an.

Pelopornya grup T-Rex dgn vokalisnya Marc Bollan. Sedangkan untuk penyanyi adalah David Bowie.

Selanjutnya di tahun 70an budaya glam meluas ke wilayah musik rock.

Kita mengenal grup Queen, Kiss yang merupakan dua dari sekian banyak grup rock penganut glam rock.

Bahkan karakter glam sendiri kemudian merasuk ke dalam diri sang vokalis Queen, Freddy Mercury.

Sementara Kiss lebih menonjolkan pada riasan wajah berwujud mirip topeng.

Pada era 80an, glam juga memapar musisi new wave, macam Duran Duran, Alphaville, atau Stray Cats.

Mereka umumnya tampil genit di atas panggung memainkan musik pop elektro atau punk dengan wajah yang dirias tidak kalah cantik dari kaum wanita.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Lirik Lagu Badai Bulan Desember dari AKA

Kamis, 2 Desember 2021 | 23:44 WIB

Badai Bulan Desember, Ketika AKA Dilanda Badai Pop

Kamis, 2 Desember 2021 | 09:14 WIB

Kai EXO dalam Debut Singel di Tengah Pandemi

Rabu, 1 Desember 2021 | 21:55 WIB
X