Arumi E Penulis Novel ‘Merindu Cahaya di Amstel’ Ternyata Seorang Backpacker, Intip Yuk Sosoknya!

- Rabu, 19 Januari 2022 | 17:44 WIB
Arumi E, penulis Novel ‘Merindu Cahaya di Amstel’ /sumber IG @arumi_e
Arumi E, penulis Novel ‘Merindu Cahaya di Amstel’ /sumber IG @arumi_e


 

SUARAMERDEKA.COM - Arumi Ekowati atau yang akrab dikenal dengan nama penanya Arumi E merupakan penulis kondang yang sudah banyak menuliskan karya berupa buku, novel, cerpen dan juga komik.

Arumi E lahir di Jakarta pada tanggal 6 Mei 1974. Perempuan berzodiak Taurus ini memiliki kebiasaan buruk menunda pekerjaan namun bisa menerbitkan banyak karya.

Arumi E, sukses dalam dunia kepenulisan dan sudah menghasilkan tulisan diberbagai genre seperti cerita anak, romance, teenlit, romance religi dan horror.

Baca Juga: Ingin Siaran TV Digital Stabil dan Gambar Tetap Jernih? Cek Dulu Barang Elektronik di Rumah Anda

Arumi E mengawali karirnya sebagai penulis pada tahun 2005 ketika Cerpen remajanya di muat di majalah remaja Aneka Yes!

Kemudian pada tahun 2009 mulai menulis cerita anak yang berjudul “Menculik Putri Matahari” yang juga di muat. Tahun 2011 barulah ia mulai menulis novel. Novel pertama dari Arumi E berjudul “Saranghaeyo”.

Kemudian di tahun berikutnya di susul oleh karya-karya kondangnya yang berjudul Monte Carlo, We Could Be in Love, Second Chance Series Replace, Sepertiga Malam di Manhattan, Road to Your Heart: Love In Ho Chi  Minh, TeenLit: Teror Diari Tua, Listen to My Heartbeat, Cinta Valenia dan Merindu Cahaya de Amstel yang telah di filmkan.

Salah satu karya nya yang terkenal adalah novel We Could Be in Love yang merupakan novel karyanya yang ke-30. Novel tersebut merupakan kelanjutan dari novel Listen to My Heartbeat.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X