Puisi Rock - Dan Kemudian

- Rabu, 19 Januari 2022 | 07:48 WIB
Puisi Rock - Dan Kemudian (foto: pixabay)
Puisi Rock - Dan Kemudian (foto: pixabay)

Dan Kemudian
Oleh: NWU Gabriel Genesis

Keramaian itu meletup namun keruh,
agar bola-bola tidak berlarian di sini,
letupkan satu dua timah yang nikmat,
dan kemudian akan terasa kosong.

Tentang kehidupan yang menggelegak,
akan jiwa yang bercanda kepadaNya,
meski selanjutnya saat terjerembab adalah lupa,
dan kemudian memang diabaikan.

Cerdas
pintar
pandai
tidak terasa.

       Semarang, 19 Januari 2022

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puisi Rock - Beradu Menjadi Batu

Rabu, 25 Mei 2022 | 16:39 WIB

Puisi Rock - Kata-kata Tumbang

Selasa, 24 Mei 2022 | 23:22 WIB

Puisi Rock - Punggawa dan Hasad

Senin, 23 Mei 2022 | 23:07 WIB

Puisi Rock - Tak Berubah

Minggu, 22 Mei 2022 | 19:48 WIB

Puisi Rock - Nyanyian Sumbang

Sabtu, 21 Mei 2022 | 19:02 WIB

Puisi Rock - Bercakap dengan Batu

Jumat, 20 Mei 2022 | 21:32 WIB

Puisi Rock - Mengapa Tidak Beranjak Dewasa?

Kamis, 19 Mei 2022 | 15:52 WIB

Puisi Rock - Di Atas Segalanya

Rabu, 18 Mei 2022 | 22:27 WIB

Puisi Rock - Senja 170522

Selasa, 17 Mei 2022 | 17:20 WIB

Puisi Rock - Cahaya Penuh Misteri

Senin, 16 Mei 2022 | 18:51 WIB

Puisi Rock - Ungkap dan Kenyataan

Minggu, 15 Mei 2022 | 21:12 WIB

Puisi Rock - Lukisan Kebenaran

Sabtu, 14 Mei 2022 | 17:21 WIB

Puisi Rock - Tepuk Tangan Sunyi

Jumat, 13 Mei 2022 | 21:34 WIB

Puisi Rock - Tiga Misteri

Kamis, 12 Mei 2022 | 20:17 WIB

Puisi Rock - Sang Tuan Rumah

Rabu, 11 Mei 2022 | 17:54 WIB
X