Mark Chapman, Pembunuh John Lennon Ternyata Fans Fanatik The Beatles

- Kamis, 9 Desember 2021 | 10:48 WIB
Mark Chapman penembak John Lennon. (suaramerdeka.com / Instagram)
Mark Chapman penembak John Lennon. (suaramerdeka.com / Instagram)

Suaramerdeka.com – Tanggal 8 Desember 1980, John Lennon menghembuskan nafas terakhirnya setelah ditembak seseorang di Gerbang The Dakota, kediamannya bersama Yoko Ono.

Diketahui, John Lennon tewas tertembak ketika memasuki gedung apartemen mewahnya di Manhattan. 

John Lennon tewas setelah ditembak lima kali dari jarak dekat menggunakan pistol revolver kaliber 38 oleh Mark Chapman.

John Lennon sempat dilarikan ke rumah sakit namun meninggal dunia di perjalanan.

Baca Juga: Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Jawa Tengah Gelar Muswil 2021

Polisi melaporkan bahwa Mark Chapman secara sukarela menunggu polisi tiba untuk menangkapnya setelah ia menembak sang musisi.

Dilansir dari situs Biography, Mark Chapman, lahir di Fort Worth, Texas pada 10 Mei 1955.

Ayahnya adalah seorang sersan angkatan udara Amerika Serikat dan ibunya bekerja sebagai perawat.

Masa anak-anak, Mark Chapman sempat bermasalah ketika ia bereksperimen dengan menggunakan narkoba.

Baca Juga: Dolar Jatuh pada Beberapa Mata Uang Lain, Kekhawatiran pada Omicron Mereda

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Boy Group PENTAGON Geser BTS-21 dan BlackPink?

Senin, 24 Januari 2022 | 19:09 WIB
X