Mengenang Kematian John Lennon, Yoko Ono Menabur Abu Kremasi Jenazah Suaminya di Central Park New York

- Rabu, 8 Desember 2021 | 15:33 WIB
John Lennon. (foto instagram John Lennon)
John Lennon. (foto instagram John Lennon)

suaramerdeka.com - Tanggal 8 Desember 1980 adalah tanggal kematian John Lennon di usianya 40 tahun, setelah ditembak penggemarnya, Mark David Chapman di depan apartemen Dakota New York.

Setelah John Lennon dinyatakan meninggal oleh pihak Rumah Sakit Roosevelt, keesokan harinya, janda Lennon, Yoko Ono menyampaikan informasi tidak ada pemakaman John Lennon.

Jenazah John Lennon kemudian dikremasikan di pemakaman Ferncliff, Hartsdale, New York tanggal 9 Desember 1980. Yoko Ono menabur abu kremasi jenazah suaminya di Central Park  New York.

Baca Juga: Lirik Lagu 'Bunda', Melly Goeslaw: Tercipta Mengalir Begitu Saja

Di lokasi Central Park New York itu pada tahun 1985 dibangun semacam prasasti bertuliskan Strawberry Field Forever, yang merupakan judul lagu The Beatles (1967).

Di Central Park itu, Yoko Ono kerap berjalan-jalan dengan anaknya, Sean Lennon sembari mengenang kematian John Lennon.

Sementara album solo John Lennon, Double Fantasy, saat kematian John Lennon, justru menduduki puncak tangga album di Inggris dan Amerika.

Baca Juga: Mahalini Mengungkap Kenangan yang Tak Tergantikan dalam 'Sisa Rasa'

Salah satu hits dari album tersebut, 'Woman' juga berhasil menduduki puncak tangga lagu di Inggris.

Dalam sebuah wawancara sebulan sebelum meninggal, John Lennon menyebut bahwa lagu 'Woman' adalah kelanjutan dari lagu 'Girl' nya The Beatles di album Ruber Soul (1965).

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Boy Group PENTAGON Geser BTS-21 dan BlackPink?

Senin, 24 Januari 2022 | 19:09 WIB
X