Mahen Menjual Lagu-lagu Kalem

- Selasa, 8 Juni 2021 | 08:15 WIB
album Mahen - Sebuah Cerita. (Indosemar Records) (Nugroho Wahyu Utomo)
album Mahen - Sebuah Cerita. (Indosemar Records) (Nugroho Wahyu Utomo)

Album: Sebuah Cerita
Artis: Mahen
Produksi: Indosemar Records/2021

SELERA musik masyarakat di Indonesia adalah lagu-lagu easy yang kalem.

Selera itulah yang dibidik Mahen saat merilis solo albumnya, Sebuah Cerita.

Ada 90 persen lagu-lagu di album ini disajikan dalam nuansa kalem.

Baca Juga: Tembang Nostalgia - Say Say Say, Persembahan Michael Jackson untuk Paul Mc Cartney

Meski liriknya bermuatan galau, namun tidak terkesan cengeng.

Ini dibuktikan dari ketegaran yang dihadapi dalam setiap lirik lagu di album ini.

Satu lagi yang menarik dari seorang Mahen adalah adanya kemiripan dengan warna vokal Glenn Fredly.

Baca Juga: Hormati 53 Awak KRI Nanggala 402, Noah Arransemen Himne Wiratama Hiu Kencana

Bisa jadi, Mahen menjadi the next Glenn Fredly, lantaran warna vokalnya mirip warna vokal Glenn saat kali pertama merilis solo albumnya di tahun 1998.

Berikut review album Sebuah Cerita dari Mahen:

1.Pura Pura Lupa: dibuka dengan denting piano elektrik, dan selanjutnya vokal Mahen masuk beriring denting piano elektrik.

Lagu ini mengalir dalam irama contra bit.

Lagu ini adalah single perdana Mahen yang diciptakan oleh Pika Iskandar dan diaransemen musiknya dengan indah oleh Tito P Soenardi.

Lagu ini berhasil menarik perhatian publik dengan lirik yang sederhana namun tepat sasaran.

Dengan nadanya yang sendu, lagu bertema ‘Move On’ ini sangat menyentuh hati.

Apalagi bagi yang mempunyai kisah cinta serupa pasti akan terbawa perasaan atau baper.

Lagu ini cukup lama bertengger di chart musik teratas dan menjadi trending hingga dicover banyak orang dalam berbagai versi bahasa.

Musik videonya pun sudah ditonton sebanyak 94juta views di Youtube.

Bahkan lagu ini menjadi lagu yang paling banyak di streaming sepanjang tahun 2020.

 
2.Cinta Selesai: denting piano elektrik membuka lagu ini menyajikan nada-nada bagian verse lagu "Cinta Selesai".

Menyusul vokal Mahen masuk beriring denting piano elektrik, dan saat masuk bagian reffrain beriring petikan gitar akustik.

Masih dengan genre Pop Mellow, lagu yang kembali diciptakan oleh Pika Iskandar dan diaransemen oleh Tito P Soenardi ini tampil dengan alunan musik akustik dengan lirik demi lirik yang disampaikan dengan sederhana.

Vokal Mahen pun disini terdengar prima dan effortless, menyesuaikan dengan pesan dari isi lagu yang ingin ia sampaikan.

Secara isi lagu, lagu ini masih berhubungan dengan lagu “Pura Pura Lupa” dan “Luka Yang Ku Rindu”.

Sehingga untuk itu Mahen rupanya harus menjalani workshop khusus untuk lagu ini, dalam menentukan aransemen musik dan menempatkan penjiwaan yang tepat di lagu ini.

 
3.Arloji: sound kibor membuka lagu ini beriring petikan gitar akustik yang menyajikan birama 4/4 mid tempo sedikit jazzy.

Alur musik ini yang kemudian mengiringi vokal Mahen dari bagian verse hingga reffrain.

Hadir dengan melodi yang chill dan didominasi permainan gitar akustik dari awal lagu hingga akhir lagu.

Lagu karya cipta dari Faiz Affandy ini, baik secara lirik dan musik membawa kita pada perasaan lelah menunggu seseorang yang tak kunjung datang, sesuai dengan isi dari lagunya.

Memiliki lirik yang ringan, lagu ini sangat easy listening, enak dinikmati kapanpun dan dimanapun kita berada.

 

4.It’s Okay To Not Be Okay: terdengar vokal Mahen yang sayup-sayup beriring denting piano elektrik.

Tidak lama kemudian vokal Mahen masuk bagian verse beriring denting piano elektrik yang menyiratkan lagu berirama slow RNB.

Lagu “It’s Okay Not To Be Okay” adalah lagu pertama yang ditulis oleh Mahen sendiri bersama rekan musisinya, Will Mara, yang juga bertindak sebagai Music Arranger di lagu ini.

Berdasarkan pengalaman sedih yang dialaminya sendiri, Mahen menuangkannya dalam lagu berlirik bahasa Inggris yang ditujukannya untuk menyemangati orang-orang yang sedang merasakan kesedihan, kekecewaan atau sakit hati.

Dalam proses rekaman lagu ini, Mahen dibantu oleh Kamga sebagai Vocal Director, untuk menyanyikan lagu ini dengan pengucapan yang baik dan benar agar pesan dari lagu ini sampai ke hati pendengar.

 
5.Luka Yang Ku Rindu: denting piano membuka lagu ini sepanjang empat bar.

Selanjutnya vokal Mahen masuk bagian verse beriring denting piano, yang selanjutnya disusul sound kibor dan tampilan sound cello.

Masih dengan lagu karya cipta dari Pika Iskandar, lagu patah hati yang lirih ini dikemas dengan aransemen musik yang indah oleh Tito P Soenardi.

“Cerita lagu ini adalah flashback dari lagu Pura-Pura Lupa, tentang kisah cinta yang penuh luka, namun luka itu enggak bisa menghapus memori indah yang pernah ada”, ucap Mahen.

Permainan piano dan lirik yang deep, Mahen yang dibantu oleh Ayu Purnamasari sebagai Vocal Director, mampu memberikan penghayatan yang luar biasa dalam membawakan lagu ini.

Sehingga menjadikan lagu ini memiliki kekuatan tersendiri, bahkan lagu ini menjadi salah satu lagu yang juga banyak dicover di Youtube selain lagu Pura Pura Lupa.

 
6.Putus Saja: denting piano membuka lagu ini sepanjang empat bar yang menampilkan nada-nada bagian verse lagu ini.

Selanjutnya pada bar ke-5, vokal Mahen masuk bagian verse beriring denting piano, menyusul sound cello yang berasal dari sound kibor.

Lirik bagian reffrain yang berbunyi: ku seperti hujan di matamu, sampai kau harus berteduh menghindariku.. kata jodoh tak berlaku untuk hubungan kita. Kau seperti  duri dalam daging, bersama kita tapi saling menyakiti...

Satu lagu patah hati dengan kekuatan lirik yang dalam yang diciptakan oleh Ilham Baso, mampu dinyanyikan dengan baik oleh Mahen.

Kita disuguhkan vokal Mahen yang teduh diringi permainan piano yang apik di awal lagu, yang mampu menggetarkan hati kita yang mendengarkan seolah turut merasakan kesedihan di lagu ini.

 
7.Foto Lama: denting piano membuka lagu ini, dan vokal Mahen masuk bagian verse serta masih beriring denting piano.

Bagian jeda lagu ini diisi dengan narasi seperti ungkapan hati, dan kemudian vokal Mahen masuk lagi ke bagian verse lagu.

Lagu ciptaan Mahen sendiri ini lagi-lagi hadir dengan nuansa galau.

Diperkuat dengan notasi-notasi piano dipadu kata-kata yang sendu dalam lirik, lagu yang juga diaransemen oleh Tito P Soenardi ini cukup menyayat hati.

Hadir dengan tempo lambat untuk menegaskan isi lagu yang menggambarkan kesedihan seseorang yang mengenang kisah lama.

Lagu ini rasanya akan mudah membawa perasaan orang yang mendengarkan karena sangat relate buat mereka yang sedang patah hati.

 
8.Seamin Tak Seiman: petikan gitar akustik membuka lagu berdampingan dengan denting piano.

Selanjutnya vokal Mahen masuk bagian verse beriring petikan gitar akustik yang condong ke corak pop country.

Bertemakan tentang kisah cinta beda agama, Mahen menulis lagu ini bersama Beraldy Dean.

Mereka berdua cukup piawai memainkan kata demi kata dalam lirik lagu untuk menyampaikan pesan dari lagu ini.

Secara aransemen musik yang juga ditangani oleh Beraldy Dean ini, mampu mencuri perhatian terutama pada bagian Reff-nya dan lagu ini memiliki klimaks yang membuat kita semangat untuk menikmati lagu ini hingga akhir.

Penggunaan liriknya yang cerdas seperti pada bait “Cinta menyatukan kita yang tak sama, Aku yang mengadah dan tangan yang kau genggam. Berjalan salah berhenti pun tak mudah, Apakah kita salah?” seperti menggambarkan betapa hebatnya perjuangan orang-orang yang sedang mengalaminya.

Semoga lagu yang ini bisa memberi kekuatan bagi para pejuang hubungan beda agama.

 

9.Datang Untuk Pergi: denting piano elektrik dalam satu ketukan nada membuka lagu ini, dan vokal Mahen langsung masuk di bagian verse.

Saat vokalnya masuk bagian reffrain, beriring musik berbirama 4/4 slow tempo, dan berlatar sound kibor dengan petikan gitar akustik.

Salah satu lagu yang berhasil mengharu-birukan perasaan penikmat lagu-lagu patah hati dari Mahen ini.

Lagu ini ditulis oleh Pika Iskandar yang bercerita tentang Toxic Relationship.

Lagu yang diaransemen musiknya oleh Tito P.Soenardi ini, termasuk lagu yang mudah untuk di ingat di memori kita.

Dibuat dengan alunan musik yang indah dengan permainan instrumen string section yang apik, semakin memperkuat emosi yang ingin dibangun dari kisah cinta rumit di lagu ini.

 
10.LDR: denting piano elektrik membuka lagu berdampingan dengan sound kibor.

Selanjutnya vokal Mahen masuk beiring musik berirama funk bit mid tempo, termasuk di bagian reffrain.

Sebuah lagu yang dinyanyikan sangat manis oleh Mahen ini adalah karya cipta dari Faiz Affandy.

Kali ini Mahen dibantu oleh Michael Juan, Daniel Mantiri dan Banu Setiawan dalam aransemen musik di lagu LDR ini.

Lagu yang ringan, melodi yang manis dan lirik yang sederhana tentang hubungan jarak jauh ini, dibawakan dengan sangat easy listening.

Memang sedikit berbeda dengan lagu-lagu Mahen lainnya yang cenderung galau.

Namun lagu ini bisa jadi alternatif untuk didengarkan di waktu-waktu senggang.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

NCT, Boy Grup dengan Konsep yang Unik. Apa Saja?

Kamis, 16 September 2021 | 17:57 WIB

Met Gala 2021: Rose Blackpink Tampil Menawan

Rabu, 15 September 2021 | 09:48 WIB

Sukses Radja di Tengah Gelombang JRock

Rabu, 15 September 2021 | 08:15 WIB

Radja Sindir Kebiasaan Orang Narsis

Selasa, 14 September 2021 | 08:15 WIB
X