Vaksinasi Berdampak Positif untuk Industri Film, 2 Film Lokal Diminati

Ant
- Sabtu, 5 Juni 2021 | 17:34 WIB
Nonton Film Bertema Pahlawan (suaramerdeka.com/dok)
Nonton Film Bertema Pahlawan (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Program vaksinasi COVID-19 yang terus digencarkan pemerintah memberi dampak positif bagi industri hiburan khususnya film. Setidaknya kini masyarakat mulai percaya diri untuk datang ke bioskop.

Direktur Industri Kreatif Film, Animasi, dan Televisi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Syaifullah, mengatakan , meski industri hiburan belum sepenuhnya kembali normal, namuna antusiasme masyarakat untuk datang ke bioskop mulai terlihat.

"Walau belum back to normal tapi trennya sudah mulai positif, sekarang itu kan konten lokal sudah banyak yang masuk bioskop," kata Syaifullah pada Sabtu (5/6), seperti dilansir dari Antara.

Syaifullah menyebutkan ada dua film lokal yang menarik minat masyarakat untuk datang ke bioskop yakni "Tarian Lengger Maut" yang saat ini sudah menarik 221 ribu penonton dan "Kuyang" yang sudah ditonton 124 ribu orang.

Baca Juga: Cetak SDM Mandiri, Sekolah Citra Kasih Semarang Terapkan Kurikulum Entrepreneurship

Menurut Syaifullah, angka tersebut bisa dibilang luar biasa untuk masa pandemi, apalagi jumlah bioskop yang buka saat ini masih terbatas, ditambah lagi jumlah penonton dalam satu ruangan dibatasi hanya 50 persen saja.

"Terus dia juga kan hanya satu layar di setiap bioskop, misalnya di satu bioskop ada delapan layar, dia enggak dikasih enam layar, cuma satu aja. Nah itu aja dia bisa dapat 221 ribu, kalau normal dikaliin dua, terus dikali dengan jumlah bioskop harusnya bisa sejuta, logikanya," ujar Syaifullah.

Syaifullah mengatakan tren positif pengunjung bioskop ini dipengaruhi oleh beberapa hal seperti konten atau film yang menarik, kampanye bioskop aman serta program vaksinasi yang membuat orang percaya diri. Syaifullah menyebutkan, saat ini laju pertumbuhan penonton bioskop mulai naik 20 persen.

Baca Juga: Haji Batal, Daftar Masa Tungu di Kabupaten Sragen hingga 23 Tahun

"Kalau mengutip teman dari industri bioskop saat ini mulai balik 20 persen dari kondisi normal. Kalau kita lihat pertama kontribusi dari film-film yang menarik penonton baik itu lokal atau luar negeri," kata Syaifullah.

"Jadi misalnya, begitu aku nonton dan besoknya enggak terjadi apa-apa, aku akan balik lagi ke bioskop. Repeatation-nya udah mulai banyak tapi yang jadi masalah, yang masih takut juga banyak," imbuhnya.

Syaifullah juga mengatakan kehadiran film besar Hollywood mempengaruhi minat penonton untuk kembali ke bioskop. Setelah sekali merasakan pengalaman datang ke bioskop dan merasa aman, maka orang tersebut akan kembali lagi untuk menyaksikan film lainnya termasuk konten lokal.

Baca Juga: Ketua DPD RI Apresiasi Wali Kota Solo Tertibkan Standar Harga Kuliner

"Big film yang sebentar lagi masuk 'F9' diharapkan bisa mendorong orang akhirnya ke bioskop. 'F9' kan mana enak nonton di handphone, suaranya mana kerasa. Pasti kan nonton bioskop, nah saat dia nonton enggak ada kejadian apa-apa stigma negatif tentang bioskop ruang tertutup akan terbukti salah," ujar Syaifullah.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Squid Game : Permainan Mematikan Penghasil Uang

Rabu, 22 September 2021 | 06:12 WIB

Nanno Masih Tampil Garang di Girl From Nowhere Season 2

Selasa, 21 September 2021 | 21:04 WIB

Kabayan Milenial Bersinar Tayang 25 September di TVRI

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB

Serj Tankian Gambarkan Kegelisahan Politik di Armenia

Minggu, 19 September 2021 | 14:15 WIB
X