Film Tjoet Nja' Dhin Berhasil Satukan Rasa Kebangsaan

- Selasa, 1 Juni 2021 | 14:00 WIB
NONTON BARENG: Suasana nobar film Tjoet Nja' Dhien bersama Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di PS Jakarta. (suaramerdeka.com / Benny Benke)
NONTON BARENG: Suasana nobar film Tjoet Nja' Dhien bersama Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di PS Jakarta. (suaramerdeka.com / Benny Benke)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Film Tjoet Nja' Dhien sebagaimana dikatakan Christine Hakim, terbukti menjadi ruang menyatukan rasa seluruh orang Indonesia.

Karena film yang pernah mendapatkan delapan (8) piala Citra dalam FFI 1988 ini, tidak berbicara tentang masalah perbedaan.

Malah sebaliknya, film arahan sutradara Erros Djarot ini, justru berbicara tentang perjuangan dan semangat keindonesiaan. Karenanya, film ini berhasil menyatukan rasa kebangsaan. 

Baca Juga: Twibbon Berbagi Foto Berbingkai Sambut Hari Lahir Pancasila

Bukti konkritnya, hampir semua pemimpin partai politik dari berbagai latar belakang politik di Indonesia, telah menonton film ini. Dari pimpinan partai PKB, PKS dan PAN, sejak film ini diputar kembali, setelah direstorasi di Belanda, mulai tanggal 20 Mei, lalu.

Bahkan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P. (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia), Ida Fauziyah, M.Si. (Menteri Ketenagakerjaan).

Kemudian, Dr. Sofyan A. Djalil (Menteri Agraria dan Tata Ruang) dan Sandiaga Salahuddin Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) telah memberikan kesaksian positif atas rilis ulangnya film Tjoet Nja' Dhien.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan keluarga juga tak ketinggalan telah menonton film ini. Apalagi masyarakat Aceh dengan bendera Aceh Connection-nya.

Singkatnya, film Tjoet Nja' Dhien benar-benar berhasil menghimpun banyak penonton sejak diputar ulang. Menjadi ruang penyatuan masyarakat Indonesia.

Karena itu, Christine Hakim mengaku sempat tak habis pikir begitu mengetahui satu layar film Tjoet Nja' Dhien diturunkan atau sengaja dikorbankan, oleh pihak Cinema XXI/21 demi satu judul film film asing.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Squid Game : Permainan Mematikan Penghasil Uang

Rabu, 22 September 2021 | 06:12 WIB

Nanno Masih Tampil Garang di Girl From Nowhere Season 2

Selasa, 21 September 2021 | 21:04 WIB

Kabayan Milenial Bersinar Tayang 25 September di TVRI

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB

Serj Tankian Gambarkan Kegelisahan Politik di Armenia

Minggu, 19 September 2021 | 14:15 WIB
X