Tembang Nostalgia - Benny Soebardja Cukup Merekam Dua-Tiga Kali Lagu 'Apatis'

- Senin, 31 Mei 2021 | 21:52 WIB
Tembang Nostalgia - Benny Soebardja merekam Apatis (Nugroho Wahyu Utomo)
Tembang Nostalgia - Benny Soebardja merekam Apatis (Nugroho Wahyu Utomo)

AWALNYA Benny Soebardja yang saat itu tengah berada di Bandung, dihubungi Imran Amir dari Radio Prambors di tahun 1978.

Saat itu Imran meminta Benny Soebardja untuk membawakan lagu "Apatis" dan "Sesaat" untuk album Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors tahun 1978.

"Saya tertarik dan tertantang untuk merekamnya," kata Benny Soebardja, seperti yang dikutip dari akun youtubenya.

Baca Juga: Yovie and Nuno Rilis Single Sajadah Panjang Meski Ditinggal Vokalis
Setelah Imran mengirim contoh lagu, Benny Soerbardja berangkat ke Jakarta untuk merekam suara ke studio Gelora Seni, Jakarta dengan naik KA Parahyangan dan turun di Gambir serta dijemput oleh Imran.

Di studio sudah ada alm Yockie, Keenan Nasution, dan lain-lain.

Yockie langsung bertanya, apakah bisa langsung take? Benny Soerbardja menyangggupi. Hingga dua-tiga kali take, sudah cukup.

Baca Juga: Konser 7 Ruang Chrisye untuk Kemanusiaan, Memuliakan dan Menghormati Karya-karya Si Lilin-lilin Kecil
Selanjutnya Benny Soerbardja pulang ke Bandung naik KA lagi dengan diantar Imran ke Stasiun Gambir.

Lagu "Apatis" dibuka dengan sound kibor Yockie Suryoprayogo berlatar denting pianonya, kemudian vokal Benny Soerbardja masuk ke bagian verse berlatar denting piano Yockie.

Setelah selesai verse pertama, baru hentakan musik berirama contra bit slow tempo dan sisipan rif-rif gitar dari Oding Nasution mengiringinya.

Saat masuk bagian reffrain, tempo musik dipercepat dalam birama 4/4.

Lagu "Apatis" yang merupakan karya Inggrid Wijarnako dan Bambang Magog itu menjadi lagu yang cukup terkenal dalam solo karir Benny Soerbardja di luar Giant Step, lebih tepatnya solo karir di album Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors.

Pada tahun 2009, Ipank, vokalis grup BIP, mendaur ulang lagu "Apatis" untuk soundtrack film Sang Pemimpi, dalam gaya arransemen yang berbeda dengan mengandalkan musik funk bit up tempo dan vokal Ipank di bagian verse berlatar kocokan gitar elektrik.

Berbeda dengan versi daur ulang dari Mondo Gascaro untuk soundtrack film Kucumbu Tubuh Indahku di tahun 2019, yang dibawakan dalam kemasan pop. Dibuka denting piano dan kemudian beriring musik contra bit slow tempo.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Sejarah; Lambada, Sempat Tersandung Plagiatisme

Senin, 28 November 2022 | 21:59 WIB
X