Tari Panca Surya, Apresiasi Sanggar Greget Semarang pada Tenaga Kesehatan Lawan Covid-19

- Senin, 25 Oktober 2021 | 10:24 WIB
Sanggar Greget menyajikan tarian Panca Surya yang menggambarkan perjuangan para tenaga kesehatan (nakes) saat melawan Covid-19 sejak awal pandemi. (suaramerdeka.com / dok)
Sanggar Greget menyajikan tarian Panca Surya yang menggambarkan perjuangan para tenaga kesehatan (nakes) saat melawan Covid-19 sejak awal pandemi. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka - Sanggar Greget Semarang memberikan apresiasi tinggi pada para tenaga kesehatan yang berjuang melawan Covid-19.

Sanggar Greget menyajikan tarian yang menggambarkan perjuangan para tenaga kesehatan (nakes) saat melawan Covid-19 sejak awal pandemi.

Rela menanggung risiko tertular virus mematikan, tenaga kesehatan ini berupaya menolong pasien yang membutuhkan pertolongan medis.

Tari Panca Surya susunan Pengasuh Sanggar Greget, Yoyok Bambang Priyambodo melibatkan lima penari.

Baca Juga: AFPI Turunkan Tingkat Biaya Pinjaman Digital Jadi 0,4 Persen, Dukung Pemberantasan Pinjol Ilegal

Yoyok pun terjun langsung dalam membawakan tarian ini.

Dalam pertunjukan tersebut, tampak Yoyok, Sangghita Anjali, dan tiga penari lain membawakan reportoar tari kreasi tradisi pesisiran pengembangan dari gerak dan iringan Gaya Surakarta, Yogyakarta serta hasil dari pencarian gerak.

"Tari ini terinspirasi dari terminologi falsafah Jawa enigmatis tentang kadang permati atau sedulur palat lima pancer. Ini juga bisa menjadi tarian untuk menghormati nakes yang merawat pasien Covid-19 semasa pandemi," terang Sangghita di sela-sela pertunjukan yang juga ditayangkan di kanal YouTube Sanggar Greget, Minggu (24/10).

Karena itu, lanjutnya, Tari Panca Surya dibawakannya sebagai wujud apresiasi seniman kepada para nakes di Hari Dokter Nasional yang diperingati setiap tanggal 24 Oktober.

Baca Juga: Santri Perlu Keluar dari Zona Nyaman, Gus Hilmy: Semar Badranaya Patut Dicontoh

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puisi Rock - Mendamba Keindahan

Kamis, 2 Desember 2021 | 23:55 WIB

Puisi Rock - Imaji Absurd 2

Kamis, 2 Desember 2021 | 08:18 WIB

Puisi Rock - Mari Kita Bermain

Rabu, 1 Desember 2021 | 08:16 WIB

Puisi Rock - Seandainya

Selasa, 30 November 2021 | 08:04 WIB

Puisi Rock - Imaji Absurd

Senin, 29 November 2021 | 07:48 WIB

Puisi Rock - Dingin

Minggu, 28 November 2021 | 11:31 WIB

Puisi Rock - Selamat Pagi Gelombang

Sabtu, 27 November 2021 | 08:15 WIB

Puisi Rock - Keledai-keledai Kenikmatan

Jumat, 26 November 2021 | 09:10 WIB

Puisi Soft Rock - Esok yang Kedua

Kamis, 25 November 2021 | 23:48 WIB

Puisi Rock - Kedatangan Sunyi

Kamis, 25 November 2021 | 08:13 WIB

Puisi Rock - Puisi Berdasi

Rabu, 24 November 2021 | 08:00 WIB

Puisi Rock - Di Balik Kemegahan

Selasa, 23 November 2021 | 07:53 WIB

Puisi Rock - Nyata

Senin, 22 November 2021 | 07:48 WIB

Puisi Rock - Menatap atau Menikmati?

Minggu, 21 November 2021 | 07:52 WIB

Puisi Rock - Karena Ingin Bahagia

Sabtu, 20 November 2021 | 07:48 WIB

Puisi Rock - Kisah-kisah Palsu

Jumat, 19 November 2021 | 07:52 WIB
X