Ini Pidana yang mengancam Rachel Vennya

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:19 WIB
Rachel Venya. (foto: instagram Rachel Venya)
Rachel Venya. (foto: instagram Rachel Venya)

suaramerdeka.com - Rachel Vennya akhirnya blak-blakan mengenai kabar dirinya yang kabur dari Wisma Atlet saat menjalankan karantina.

Lewat video di YouTube Boy William yang diunggah Senin, 18 Oktober 2021, Rachel mengakui dirinya memang tidak menjalankan karantina usai pergi dari Amerika.

Polda Metro Jaya menyatakan Rachel Vennya berpotensi terkena sanksi pidana akibat kabur saat menjalani karantina di Wisma Atlet.

Baca Juga: Rumor Aktor K yang Memaksa Aborsi ke Mantan Kekasih Masih Misteri, Agensi Kim Seon Ho Minta Netizen Menunggu

"Ya, jelas ada Undang-undang (UU) karantina, ada UU Wabah Penyakit. Kalau tidak ada sanksi pidana, polisi tidak urus," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro jaya, Kombes Yusri Yunus, Senin, 18 Oktober 2021.

Polda Metro Jaya pada Senin, 18 Oktober 2021 kemarin telah mengirimkan surat panggilan pemeriksaan kepada selebgram, Rachel Vennya.

"Hari ini (kemarin) kita layangkan surat panggilan klarifikasi kepada RV," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 18 Oktober 2021.

Baca Juga: Celine Evangelista Emosi Lihat Video Stefan William dengan Wanita Lain

Dugaan adanya tindakan pidana dari aksi Rachel Vennya itu kini tengah diselidiki.

Rachel Vennya direncanakan untuk diklarifikasi di Polda Metro Jaya pada Kamis, 21 Oktober mendatang.

"Kita jadwalkan untuk klarifikasi di hari Kamis (21 Oktober)," terang Yusri.

Yusri menambahkan, pihaknya akan menyelidiki kasus ini hingga tuntas.

Aksi kaburnya Rachel Vennya ini disebut telah melanggar ketentuan karantina bagi warga negara Indonesia yang kembali ke Tanah Air setelah pergi dari luar negeri.

Kaburnya selebgram Rachel Vennya saat karantina sepulang dari Amerika Serikat diselidiki polisi.

Imbas kasus Rachel Vennya itu, Polda Metro Jaya pun akan membentuk satgas untuk mengawasi karantina.

Yusri mengatakan Satgas itu dibentuk untuk memperketat pengawasan warga yang karantina selepas bepergian dari luar negeri.

Dia menyebut pengawasan karantina akan menjadi lebih ketat.

"Tadi Pak Kapolda pun sudah sampaikan kami akan sidik (penyidikan) secara tuntas. Bahkan Satgas akan kita bentuk bersama-sama untuk mengawasi tentang karantina," kata Yusri.

Terkait Satgas tersebut, Yusri mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan satgas yang telah dibentuk pemerintah.

Pihaknya akan memastikan lewat Satgas gabungan itu aturan karantina lima hari bagi warga yang kembali dari luar negeri, menjadi lebih ketat.

"Semuanya kita awasi. Kami satgas ini untuk mengawasi mereka-mereka yang memang harus karantina. Kita akan koordinasi dengan tim satgas pusat kan ada datanya ada manifesnya biar nanti diawasi. Kan harus masuk ke hotel. Ini Satgas kita bersama-sama," terang Yusri.

Halaman:
1
2
3

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Hilang, Akun Instagram Giring Muncul Lagi

Rabu, 26 Januari 2022 | 19:30 WIB
X