Penyalin Cahaya, Film Wregas Bhanuteja yang Raih 17 Nominasi FFI 2021

- Senin, 11 Oktober 2021 | 14:06 WIB
Film Penyalin Cahaya
Film Penyalin Cahaya

suaramerdeka.com – Film ‘Penyalin Cahaya’ adalah salah satu film yang sedang ditunggu-tunggu pencinta film.

Sebuah karya dari Wregas Bhanuteja ini banyak mendapat nominasi di Festival Film Indonesia (FFI) 2021.

Dari 22 nominasi, 17 nominasi berhasil diraup oleh ‘Penyalin Cahaya’, di antaranya adalah, ‘Sutradara Terbaik’,'Film Cerita Panjang Terbaik’, ‘Pemeran Utama Perempuan Terbaik,’ dan ‘Pemeran Utama Pria Terbaik’.

Baca Juga: Buil Film Awards 2020: Escape From Mogadishu Borong 6 Piala

Film ‘Penyalin Cahaya’ disutradari oleh Wregas Bhanuteja yang selama ini lebih dikenal dalam mengarahkan film-film pendek.

Pada 2016 lalu, salah satu film pendeknya yang berjudul ‘Prenjak’ berhasil memenangkan Penghargaan Cannes Film Festival dan menjadikan Wregas sutradara Indonesia pertama yang meraih penghargaan bergengsi tersebut.

Dalam film ‘Penyalin Cahaya’, Wregas ingin mengangkat mengenai isu kekerasan dan pelecehan seksual yang dapat mendapat perhatian di Indonesia.

Baca Juga: Sinopsis Film Fast and Furious 9: Masa Lalu Keluarga Dominic Toretto Terkuak

“Di tengah sistem yang korup, di tengah sistem yang tidak adil, melawannya adalah dengan semangat kolektif, semangat kebersamaan, dan harapannya semangat itu tersalin, terlipatgandakan,” ucap Wregas.

Cuplikan ‘Penyalin Cahaya’ berdurasi 2 menit 23 detik yang diunggah oleh Rekata Studio pada 8 Oktober 2021, bercerita tentang seorang mahasiswi bernama Sur yang ingin mengungkap fakta di balik tersebarnya foto dirinya saat sedang mabuk dan membuat ia terancam kehilangan beasiswa.

Wregas Bhanuteja mengajak beberapa aktor dan aktris muda dalam film panjang perdananya ini.

Shenina Cinnamon, Chicco Kurniawan, Luthesa, Dea Panendra, Jerome Kurnia dan Giulio Parengkuan akan beradu akting dengan aktor senior yaitu Lukman Sardi dan Ruth Marini.

Film ‘Penyalin Cahaya’ saat ini sedang melakukan World Premiere di Busan International Film Festival (BIFF) ke-26 yang berlangsung sejak 6-15 Oktober 2021 di Busan, Korea Selatan.

Film yang diproduksi Rekata Studio dan Kaninga Pictures ini bersaing dengan sepuluh film dari sembilan negara lain untuk berebut empat penghargaan bergengsi, yaitu New Currents Award, New Currents Audience Award, NETPAC Award dan FIPRESCI Award.

Halaman:
1
2

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

X